Kurator Berita YPWIK 7 September 2026 06:21 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 539 Pendidikan 315 Tekno 554 Olahraga 1195 Ekonomi 3016 Kesehatan 390 Nasional 4028 Berita Daerah 279 Gaya Hidup 63 Luar Negeri 587 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Menkeu Purbaya sebut pegawai Kemenkeu ikut awasi program MBG di daerah
BN
Menkeu Purbaya sebut pegawai Kemenkeu ikut awasi program MBG di daerah

Menkeu Purbaya sebut pegawai Kemenkeu ikut awasi program MBG di daerah

3 September 2026 23:58 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan para pegawai Kemenkeu akan ikut mengawasi program makan bergizi gratis (MBG) untuk memastikan program berjalan secara efisien. "Sekarang untuk memastikan...

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan para pegawai Kemenkeu akan ikut mengawasi program makan bergizi gratis (MBG) untuk memastikan program berjalan secara efisien.

"Sekarang untuk memastikan program itu menjadi efisien Kementerian Keuangan juga ikut mengawasi. Jadi pegawai-pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) secara bergilir. Jadi saya harapkan nanti kita bisa perbaiki terus skenarionya ke depan untuk MBG," kata Menteri Purbaya di Jakarta, Kamis.

Menkeu Purbaya mengatakan bahwa program MBG yang anggarannya semula mencapai Rp300 triliun per tahun terus berkurang, yaitu sempat Rp260 triliun, kemudian turun lagi menjadi Rp240 triliun.

Ke depannya,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BGN serahkan penindakan dugaan pidana kasus MBG ke penegak hukum
BN
BGN serahkan penindakan dugaan pidana kasus MBG ke penegak hukum

BGN serahkan penindakan dugaan pidana kasus MBG ke penegak hukum

3 September 2026 23:56 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyerahkan proses hukum dugaan tindak pidana dalam kasus gangguan kesehatan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada aparat penegak hukum. “Pidana atau tidak...

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyerahkan proses hukum dugaan tindak pidana dalam kasus gangguan kesehatan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada aparat penegak hukum.

“Pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum,” kata Sudaryono usai rapat dengan Komisi IX DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis malam.

Sudaryono mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah kasus gangguan kesehatan tersebut telah masuk tahap penyidikan. Namun, dia tidak memerinci lokasi maupun kasus yang dimaksud.

“Apakah ada yang tersangka atau tidak? Kita serahkan kepada hasil penyidikan atau penyelidikan oleh aparat penegak hukum di lapangan,” imbuhnya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mendagri Sebut Prabowo Minta Penertiban Spanduk Promosi: Tidak Indah
BN
Mendagri Sebut Prabowo Minta Penertiban Spanduk Promosi: Tidak Indah

Mendagri Sebut Prabowo Minta Penertiban Spanduk Promosi: Tidak Indah

3 September 2026 23:55 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyoroti soal keindahan dan kebersihan lingkungan yang terganggu karena spanduk atau baliho. Tito menyampaikan pernyataan itu di hadapa...

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyoroti soal keindahan dan kebersihan lingkungan yang terganggu karena spanduk atau baliho.

Tito menyampaikan pernyataan itu di hadapan kepala daerah dan provinsi dalam acara Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan di Balikpapan, Kamis (3/9).

Dia bercerita beberapa hari lalu rapat dengan Prabowo. Presiden, kata Tito, ingin pusat dan Pemda bergerak untuk membuat kota jadi bersih serta indah.

"Dia juga menyoroti masalah spanduk-spanduk untuk promosi gambar-gambar itu membuat tidak nyaman, tidak indah," ujar dia.

Spanduk promosi semacam itu yang terbuat dari kain atau berbahan PVC hanya akan berakhir

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BGN Segera Terbitkan Aturan Insentif SPPG, Tak Lagi Rata Rp 6 Juta
BN
BGN Segera Terbitkan Aturan Insentif SPPG, Tak Lagi Rata Rp 6 Juta

BGN Segera Terbitkan Aturan Insentif SPPG, Tak Lagi Rata Rp 6 Juta

3 September 2026 23:54 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pihaknya bakal menerbitkan Peraturan Badan (Perbadan) terkait perubahan insentif harian bagi Satuan Pelayanan Gizi Nasional (SPPG). Ia menegaskan insentif bagi SPPG tak disamar...

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pihaknya bakal menerbitkan Peraturan Badan (Perbadan) terkait perubahan insentif harian bagi Satuan Pelayanan Gizi Nasional (SPPG). Ia menegaskan insentif bagi SPPG tak disamaratakan sebesar Rp 6 juta.

"Ini saya sedang, saya sudah mengajukan Peraturan Kepala Badan (Perbadan), tinggal nunggu waktu. Saya harapkan mungkin hari ini atau besok sudah keluar, maka nanti insentifnya berdasarkan Peraturan Kepala Badan yang baru saja saya terbitkan itu," kata Sudaryono usia Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pihak Febrie Soal Rp 40 M: Berawal dari Informasi Lucy, Tan Kian Komunikasi ke Ferry Boboho
BN
Pihak Febrie Soal Rp 40 M: Berawal dari Informasi Lucy, Tan Kian Komunikasi ke Ferry Boboho

Pihak Febrie Soal Rp 40 M: Berawal dari Informasi Lucy, Tan Kian Komunikasi ke Ferry Boboho

3 September 2026 23:52 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, menjelaskan soal uang Rp 40 miliar yang disebut diterima kliennya dari pengusaha properti Tan Kian. Febri mengatakan, pihaknya telah mempelajari berita acara pemeriksaan (BAP) Tan Kian yang menjadi salah satu bukti dalam persidangan praperadilan. Menurut dia, dalam BAP ters...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, menjelaskan soal uang Rp 40 miliar yang disebut diterima kliennya dari pengusaha properti Tan Kian.

Febri mengatakan, pihaknya telah mempelajari berita acara pemeriksaan (BAP) Tan Kian yang menjadi salah satu bukti dalam persidangan praperadilan.

Menurut dia, dalam BAP tersebut, Tan Kian menyebut pertama kali mendapat informasi dari seseorang bernama Lucy.

“Tan Kian justru mengatakan, dia pertama kali disampaikan oleh seseorang yang bernama Lucy, orang tersebut tidak dikenal sama sekali oleh Pak FA,” kata Febri di Kejagung, Kamis (3/9/2026).

Lucy disebut menyampaikan bahwa ada perkara yang sedang berjalan dan berpotensi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Hampir 1 ton merkuri pasok tambang ilegal diungkap polisi di Bogor
BN
Hampir 1 ton merkuri pasok tambang ilegal diungkap polisi di Bogor

Hampir 1 ton merkuri pasok tambang ilegal diungkap polisi di Bogor

3 September 2026 23:48 Antara - Terkini Nasional

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polres Bogor, Jawa Barat, mengungkap jaringan pemasok merkuri untuk tambang dan pengolahan emas ilegal dengan menyita 998,825 kilogram merkuri senilai Rp2,89 miliar. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestant...

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polres Bogor, Jawa Barat, mengungkap jaringan pemasok merkuri untuk tambang dan pengolahan emas ilegal dengan menyita 998,825 kilogram merkuri senilai Rp2,89 miliar.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto di Cibinong, Kamis, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan sejumlah kasus pertambangan ilegal yang sebelumnya ditangani kepolisian.

"Merkuri ini adalah bahan baku yang biasa dipakai para penambang ilegal untuk memurnikan bahan-bahannya sehingga menjadi emas, memisahkan antara emas dengan batuannya," kata Wikha.

Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor mengungkap jaringan tersebut pada 17 Agustus 2026 di Kecamatan Babakan Madang dan Bogor Timur.

Polisi menangkap empat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polisi ungkap jaringan pemasok merkuri tambang emas ilegal di Bogor
BN
Polisi ungkap jaringan pemasok merkuri tambang emas ilegal di Bogor

Polisi ungkap jaringan pemasok merkuri tambang emas ilegal di Bogor

3 September 2026 23:48 Antara - Terkini Nasional

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polres Bogor, Jawa Barat, mengungkap jaringan pemasok merkuri untuk tambang dan pengolahan emas ilegal dengan menyita 998,825 kilogram merkuri senilai Rp2,89 miliar. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestant...

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Polres Bogor, Jawa Barat, mengungkap jaringan pemasok merkuri untuk tambang dan pengolahan emas ilegal dengan menyita 998,825 kilogram merkuri senilai Rp2,89 miliar.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto di Cibinong, Kamis, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan sejumlah kasus pertambangan ilegal yang sebelumnya ditangani kepolisian.

"Merkuri ini adalah bahan baku yang biasa dipakai para penambang ilegal untuk memurnikan bahan-bahannya sehingga menjadi emas, memisahkan antara emas dengan batuannya," kata Wikha.

Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor mengungkap jaringan tersebut pada 17 Agustus 2026 di Kecamatan Babakan Madang dan Bogor Timur.

Polisi menangkap empat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kejagung Dalami Dugaan Aliran Rp 40 Miliar Tan Kian ke Febrie
BN
Kejagung Dalami Dugaan Aliran Rp 40 Miliar Tan Kian ke Febrie

Kejagung Dalami Dugaan Aliran Rp 40 Miliar Tan Kian ke Febrie

3 September 2026 23:48 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mendalami dugaan aliran uang Rp 40 miliar dari pengusaha Tan Kian kepada mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Dugaan aliran uang ters...

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mendalami dugaan aliran uang Rp 40 miliar dari pengusaha Tan Kian kepada mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Dugaan aliran uang tersebut akan ditelisik melalui pemeriksaan saksi-saksi serta alat bukti lainnya. "Iya," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Anang menjelaskan, perkara tersebut terdiri atas dua berkas, yakni dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana asal yang berkaitan dengan dugaan korupsi. Menurut Anang, dugaan aliran Rp 40 miliar tersebut masuk dalam materi penyidikan tindak pidana asal.

Saat ini, penyidik masih mendalami

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pemkot Solo Akan Minta Water Bombing Atasi Kebakaran TPA Putri Cempo
BN
Pemkot Solo Akan Minta Water Bombing Atasi Kebakaran TPA Putri Cempo

Pemkot Solo Akan Minta Water Bombing Atasi Kebakaran TPA Putri Cempo

3 September 2026 23:45 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah, masih berkobar hingga Kamis (3/9) sore. Oleh karena itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi berencana meminta bantuan penyiraman masif lewat udara (water bombing...

Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah, masih berkobar hingga Kamis (3/9) sore.

Oleh karena itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi berencana meminta bantuan penyiraman masif lewat udara (water bombing) untuk mempercepat penanganan kebakaran di TPA terbesar di Soloraya itu.

Respati mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sampai saat ini petugas gabungan dari Kebakaran Soloraya, TNI, hingga Polri masih berupaya menjinakkan api di TPA Putri Cempo.

"Kami hari ini fokus sekali terkait penyekatan (agar api tidak meluas) dan kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dengan Provinsi," kata Respati saat ditemui di House of Danar Hadi, Solo,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kuasa Hukum Sebut Kematian Sutrimo Tidak Ada Kaitannya dengan Kasus Febrie Adriansyah
BN
Kuasa Hukum Sebut Kematian Sutrimo Tidak Ada Kaitannya dengan Kasus Febrie Adriansyah

Kuasa Hukum Sebut Kematian Sutrimo Tidak Ada Kaitannya dengan Kasus Febrie Adriansyah

3 September 2026 23:44 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, menyebut kematian Sutrimo tidak terkait dengan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan kliennya. “Kita tunggu informasi dari Polda. Kalau sejauh ini yang kami lihat tidak ada hubungan sama sekali,” ujar Febri saat ditemui di Kejaksaan Agung (Kejag...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, menyebut kematian Sutrimo tidak terkait dengan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan kliennya.

“Kita tunggu informasi dari Polda. Kalau sejauh ini yang kami lihat tidak ada hubungan sama sekali,” ujar Febri saat ditemui di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (3/9/2026).

Berdasarkan penjelasan Kortas Tipidkor Polri, proses penyelidikan perkara TPPU sebenarnya telah berlangsung cukup lama.

“Kalau memang almarhum itu adalah orang yang dibutuhkan keterangannya, itu sudah diperiksa sejak awal,” jelas dia.

Namun, kata Febri, informasi resmi soal kematian Sutrimo hingga kini belum diungkapkan ke publik.

“Jadi daripada

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pemerintah utamakan prinsip "Human-Centered AI" agar AI dapat inklusif
BN
Pemerintah utamakan prinsip "Human-Centered AI" agar AI dapat inklusif

Pemerintah utamakan prinsip "Human-Centered AI" agar AI dapat inklusif

3 September 2026 23:40 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Kepala Biro Digitalisasi dan Pengelolaan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agung Gumilar Triyanto mengatakan pemerintah mengutamakan prinsip Human Centered...

Jakarta (ANTARA) - Kepala Biro Digitalisasi dan Pengelolaan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agung Gumilar Triyanto mengatakan pemerintah mengutamakan prinsip Human Centered AI dalam pengembangan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) sehingga teknologi canggih itu bisa bersifat inklusif.

"AI itu adalah tool. Siapa yang menjalankannya? Yang menjalankannya adalah manusia. Jadi kita perlu melihat dari sisi Human-centered AI. Bahwa manusia itu yang menjadi operator yang menggunakannya," kata Agung dalam diskusi yang digelar OpenAI di Jakarta, Kamis.

Agar prinsip itu dapat terjaga, Kemenko PMK mengusung pendekatan yang AI for all, for many, dan for few terutama dalam kegiatan literasi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kepala BGN Akui Drop Seusai Banyak Kasus Keracunan MBG
BN
Kepala BGN Akui Drop Seusai Banyak Kasus Keracunan MBG

Kepala BGN Akui Drop Seusai Banyak Kasus Keracunan MBG

3 September 2026 23:40 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengaku sempat drop seusai banyaknya kasus keracunan program makan bergizi gratis (MBG). Dia mengaku telah mengupayakan sejumlah perbaikan. Mulai dari tata kelol...

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengaku sempat drop seusai banyaknya kasus keracunan program makan bergizi gratis (MBG). Dia mengaku telah mengupayakan sejumlah perbaikan. Mulai dari tata kelola hingga peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Namun, kata Sudaryono, seiring sejumlah upaya yang dia lakukan kasus keracunan MBG masih terjadi di Indonesia. 

"Kami kan kerjakan ini selama sebulanan ini. Namun, kemudian di atas itu semua, tiba-tiba ada keracunan makanan, itu kemudian kami aduh, cukup sangat prihatin dan drop, ya," katanya kepada wartawan di komplek parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (3/9/2026).

Sudaryono tak menampik kasus keracunan tersebut menjadi tantangan besar

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 179 180 181 182 183 ... 336 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 4

YPWIK@2026