Jakarta (ANTARA) - Kepala Biro Digitalisasi dan Pengelolaan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agung Gumilar Triyanto mengatakan pemerintah mengutamakan prinsip Human Centered AI dalam pengembangan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) sehingga teknologi canggih itu bisa bersifat inklusif.
"AI itu adalah tool. Siapa yang menjalankannya? Yang menjalankannya adalah manusia. Jadi kita perlu melihat dari sisi Human-centered AI. Bahwa manusia itu yang menjadi operator yang menggunakannya," kata Agung dalam diskusi yang digelar OpenAI di Jakarta, Kamis.
Agar prinsip