Kurator Berita YPWIK 2 November 2026 23:33 WITA online: 15
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 483 Pendidikan 242 Tekno 458 Olahraga 955 Ekonomi 2285 Kesehatan 193 Nasional 2644 Berita Daerah 74 Gaya Hidup 42 Luar Negeri 449 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Rp42 Triliun, Cuan Grup Sawit yang Dipanggil Singapura Terkait Karhutla
BN
Rp42 Triliun, Cuan Grup Sawit yang Dipanggil Singapura Terkait Karhutla

Rp42 Triliun, Cuan Grup Sawit yang Dipanggil Singapura Terkait Karhutla

29 Oktober 2026 08:09 Republika - Ekonomi Ekonomi

SINGAPURA  — Pemerintah Singapura mulai menelusuri hubungan korporasi di balik kabut asap lintas batas yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Di antara perusahaan yang dimintai keterangan terdapat sejumlah raksa...

SINGAPURA  — Pemerintah Singapura mulai menelusuri hubungan korporasi di balik kabut asap lintas batas yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Di antara perusahaan yang dimintai keterangan terdapat sejumlah raksasa agribisnis dengan laba tahunan mencapai miliaran dolar AS.

Penelusuran Republika terhadap laporan keuangan tahun buku 2025 menemukan, tujuh kelompok usaha yang terkait dengan daftar perusahaan penerima pemberitahuan otoritas Singapura membukukan laba bersih gabungan sekitar 2,52 miliar dolar AS atau setara Rp42 triliun. Perhitungan tersebut menggunakan kurs indikatif Rp16.700 per dolar AS.

Kelompok usaha itu meliputi Wilmar International, Golden Agri-Resources, First Resources, Bumitama Agri, Indofood Agri Resources, Kencana Agri,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemenhub Perkuat Standar Keselamatan dan Perketat Pengawasan Transportasi
BN
Kemenhub Perkuat Standar Keselamatan dan Perketat Pengawasan Transportasi

Kemenhub Perkuat Standar Keselamatan dan Perketat Pengawasan Transportasi

29 Oktober 2026 08:02 Republika - Ekonomi Ekonomi

JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat standar keselamatan dan memperketat pengawasan transportasi dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Langkah tersebu...

JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat standar keselamatan dan memperketat pengawasan transportasi dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Langkah tersebut dilakukan melalui pemeriksaan di lapangan, pengawasan kepatuhan operator, serta penindakan terhadap pelanggaran untuk melindungi masyarakat pengguna layanan transportasi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan penyelenggaraan transportasi. Tanggung jawab tersebut mencakup seluruh tingkatan, mulai dari manajemen perusahaan hingga petugas yang menjalankan operasional di lapangan.

“Satu nyawa terlalu banyak untuk menjadi korban, apabila kita tidak memperhatikan atau mempedulikan soal keselamatan,” ujar Menhub Dudy dalam keterangannya di Jakarta. Pernyataan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Bagaimana Nasib Rupiah Hari Ini Usai The Fed Tahan Suku Bunga?
BN
Bagaimana Nasib Rupiah Hari Ini Usai The Fed Tahan Suku Bunga?

Bagaimana Nasib Rupiah Hari Ini Usai The Fed Tahan Suku Bunga?

29 Oktober 2026 08:01 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diproyeksikan bergerak stabil hingga menguat terbatas kisaran Rp 18.100–Rp 18.300 per dollar AS pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Proyeksi tersebut muncul setelah bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75 persen hingga...

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diproyeksikan bergerak stabil hingga menguat terbatas kisaran Rp 18.100–Rp 18.300 per dollar AS pada perdagangan Kamis (29/10/2026).

Proyeksi tersebut muncul setelah bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75 persen hingga 4 persen dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (28/10/2026) waktu setempat.

Chief Economist Bank Permata Josua Pardede mengatakan, keputusan The Fed tersebut memberikan sedikit ruang bagi rupiah untuk bergerak stabil pada perdagangan hari ini.

"Untuk perdagangan 29 Oktober 2026, saya memperkirakan rupiah berpotensi bergerak pada kisaran Rp18.100–Rp18.300 per

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Anak Putus Sekolah Bikin Antivirus, Kini Beraset Triliunan
BN
Anak Putus Sekolah Bikin Antivirus, Kini Beraset Triliunan

Anak Putus Sekolah Bikin Antivirus, Kini Beraset Triliunan

29 Oktober 2026 08:00 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Dari sebuah toko reparasi radio sempit di Maharashtra, jemari muda Kailash Katkar terbiasa berkutat dengan debu dan komponen elektronik rusak. Siapa sangka, berpuluh tahun kemudian, tangan yang sama berhasi...

Liputan6.com, Jakarta - Dari sebuah toko reparasi radio sempit di Maharashtra, jemari muda Kailash Katkar terbiasa berkutat dengan debu dan komponen elektronik rusak. Siapa sangka, berpuluh tahun kemudian, tangan yang sama berhasil menggenggam takhta imperium teknologi beraset triliunan rupiah.

Lahir di desa kecil Rahimatpur, India, Kailash terpaksa menelan pil pahit putus sekolah saat baru menginjak kelas 9 akibat himpitan ekonomi keluarga. Demi membantu dapur tetap ngebul, ia mengawali langkahnya sebagai asisten perbaikan radio dan kalkulator lokal dengan upah amat minim, hanya 400 rupee atau sekitar Rp 75 ribu per bulan (kurs Rp 190 per rupee).

Namun, bengkel mungil itu justru

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pertama dalam Sejarah Pasar Modal RI, BEI Bagi-bagi Dividen
BN
Pertama dalam Sejarah Pasar Modal RI, BEI Bagi-bagi Dividen

Pertama dalam Sejarah Pasar Modal RI, BEI Bagi-bagi Dividen

29 Oktober 2026 08:00 DetikFinance Ekonomi

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan bagi-bagi dividen tunai pertamanya dalam sejarah, totalnya Rp 1,56 triliun. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Main Hall BEI, Jakarta, Rabu (28/10/20...

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan bagi-bagi dividen tunai pertamanya dalam sejarah, totalnya Rp 1,56 triliun. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Main Hall BEI, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Persetujuan dividen ini masuk dalam mata acara kedua dalam RUPSLB, yakni persetujuan atas penggunaan saldo laba ditahan dalam laporan keuangan auditan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan dividen tunai khusus sebesar Rp 1,56 triliun akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat per 27 Oktober 2026. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 17 miliar per saham.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
2 Personel Kementerian Pertahanan Ini Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
BN
2 Personel Kementerian Pertahanan Ini Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

2 Personel Kementerian Pertahanan Ini Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

29 Oktober 2026 08:00 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua personel Kementerian Pertahanan Suriah tewas ditembak oleh orang-orang bersenjata tak dikenal di wilayah Al-Foua pada Rabu (28/10/2026). Laporan media pemerintah Suriah menyebutkan identitas pelaku ma...

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua personel Kementerian Pertahanan Suriah tewas ditembak oleh orang-orang bersenjata tak dikenal di wilayah Al-Foua pada Rabu (28/10/2026). Laporan media pemerintah Suriah menyebutkan identitas pelaku maupun motif penyerangan tersebut belum diketahui.

Kantor berita pemerintah Suriah, Syrian Arab News Agency (SANA), melaporkan insiden itu terjadi di Al-Foua, kawasan pedesaan di timur laut Provinsi Idlib, Suriah barat laut. Namun, laporan tersebut tidak memerinci identitas kedua korban maupun kronologi penembakan.

Insiden ini menambah daftar penembakan terhadap personel militer Suriah oleh pelaku tak dikenal dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Suriah juga melaporkan sejumlah kasus serupa di wilayah timur

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Panja Mulai Kerja, RUU Perampasan Aset Ditarget Sah Sebelum Desember
BN
Panja Mulai Kerja, RUU Perampasan Aset Ditarget Sah Sebelum Desember

Panja Mulai Kerja, RUU Perampasan Aset Ditarget Sah Sebelum Desember

29 Oktober 2026 07:55 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Panitia Kerja (Panja) RUU Perampasan Aset akan memulai menggelar rapat membahas substansi pada 5 November 2026. Dengan mulainya pembahasan ini, maka pengesahan RUU Perampasan Aset ditarget rampung sebelum...

Jakarta, CNBC Indonesia - Panitia Kerja (Panja) RUU Perampasan Aset akan memulai menggelar rapat membahas substansi pada 5 November 2026. Dengan mulainya pembahasan ini, maka pengesahan RUU Perampasan Aset ditarget rampung sebelum Desember. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni

"Sampai nanti pada tanggal 5 November kalau nggak salah ada rapat kerja Panja yang memang di ketuai oleh Pak Habiburokhman. Dan mungkin setelahnya akan lebih cepat, mudah-mudahan akan lebih cepat sebelum Desember," kata Sahroni di kompleks parlemen, dikutip dari Detikcom, Kamis (29/10/2026).

Komisi III DPR RI pun telah menetapkan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar
BN
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

29 Oktober 2026 07:45 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten perbankan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) akan melakukan pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang bergejolak. Berdasarkan keterbukaan informasi, jumlah nilai s...

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten perbankan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) akan melakukan pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang bergejolak.

Berdasarkan keterbukaan informasi, jumlah nilai seluruh buyback sebesar-besarnya Rp547 miliar. Rencananya, aksi ini dilakukan melalui Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus dan diselesaikan paling lambat 3 bulan setelah keterbukaan informasi diterbitkan.

"Pelaksanaan buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perseroan, serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tulis manajemen BNI, Rabu (28/10/2026).

BNI memperkirakan periode buyback saham dilaksanakan mulai 28 Oktober 2026 hingga 27 Januari 2027. Bank pelat merah dengan logo angka 46 ini menyiapkan dana

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wilmar Raup Laba Rp4,7 Triliun di Tengah Karhutla dan Sorotan Ekspor Sawit ke Israel
BN
Wilmar Raup Laba Rp4,7 Triliun di Tengah Karhutla dan Sorotan Ekspor Sawit ke Israel

Wilmar Raup Laba Rp4,7 Triliun di Tengah Karhutla dan Sorotan Ekspor Sawit ke Israel

29 Oktober 2026 07:41 Republika - Ekonomi Ekonomi

SINGAPURA — Wilmar International, raksasa agribisnis berbasis Singapura dengan operasi perkebunan dan pengolahan sawit yang luas di Indonesia, kembali mencatatkan laba ratusan juta dolar AS. Kinerja keuangan itu muncul ketika peru...

SINGAPURA — Wilmar International, raksasa agribisnis berbasis Singapura dengan operasi perkebunan dan pengolahan sawit yang luas di Indonesia, kembali mencatatkan laba ratusan juta dolar AS. Kinerja keuangan itu muncul ketika perusahaan tersebut menghadapi sorotan terkait kebakaran lahan di Indonesia, sementara perdagangan sawit Indonesia ke Israel terus berlangsung.

Wilmar membukukan laba bersih sebesar 281 juta dolar AS atau sekitar Rp4,7 triliun pada kuartal III 2026 yang berakhir pada 30 September. Capaian tersebut berbalik dari kerugian bersih 347,7 juta dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan The Business Times, Rabu (28/10/2026), menyebut kerugian Wilmar pada kuartal III 2025 terutama dipicu

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Harga Emas Turun ke 4.039 Dollar AS, Ini Pemicunya
BN
Harga Emas Turun ke 4.039 Dollar AS, Ini Pemicunya

Harga Emas Turun ke 4.039 Dollar AS, Ini Pemicunya

29 Oktober 2026 07:39 Kompas - Money Ekonomi

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga emas dunia melemah pada akhir perdagangan Rabu (28/10/2026) waktu setempat atau Kamis (29/10/2026) pagi WIB di tengah kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi. Investor juga mencermati pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh, setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut memutuskan mempertahankan...

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga emas dunia melemah pada akhir perdagangan Rabu (28/10/2026) waktu setempat atau Kamis (29/10/2026) pagi WIB di tengah kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi.

Investor juga mencermati pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh, setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,5 persen menjadi 4.039,39 dollar AS per troy ounce.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember 2026 melemah 0,6 persen menjadi 4.051,60 dollar AS per troy ounce.

The Fed mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 3,75-4,00 persen, sesuai dengan ekspektasi pasar.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mentan Amran Bongkar Dugaan Mafia Beras 600 Ton, SPHP Disulap Jadi Premium
BN
Mentan Amran Bongkar Dugaan Mafia Beras 600 Ton, SPHP Disulap Jadi Premium

Mentan Amran Bongkar Dugaan Mafia Beras 600 Ton, SPHP Disulap Jadi Premium

29 Oktober 2026 07:36 Republika - Ekonomi Ekonomi

JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan penyalahgunaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam jumlah besar di Jakarta Timur. Beras yang seharusnya dijual kepada masyarak...

JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan penyalahgunaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam jumlah besar di Jakarta Timur. Beras yang seharusnya dijual kepada masyarakat dengan harga Rp12.500 per kilogram diduga dicampur atau dikemas ulang menjadi beras premium dan dipasarkan hingga Rp17.000 per kilogram. Temuan awal mencapai sekitar 600 ton, sementara pemerintah menduga praktik tersebut melibatkan jaringan distribusi yang lebih luas.

Pengungkapan tersebut dilakukan saat Amran bersama jajaran kepolisian menggelar inspeksi mendadak di Toko/Rumah Beras Kayumanis, Jalan Kayumanis X, Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026). Dari lokasi itu, penyelidikan diarahkan untuk menelusuri asal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar
BN
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

29 Oktober 2026 07:35 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan IFG Life terkait dengan divestasi PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia. Sebanyak 200.000 saham Inheal...

Jakarta, CNBC Indonesia - PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan IFG Life terkait dengan divestasi PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia. Sebanyak 200.000 saham Inhealth yang dimiliki Mandiri dilepas kepada IFG Life.

Melansir dari keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (28/10/2026), penandatanganan tersebut dilaksanakan pada 26 Oktober 2026.

"Harga jual beli saham atas Saham Yang Dijual sebagaimana disepakati pada Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat adalah sebesar Rp570 miliar," demikian penjelasan dalam keterbukaan Bank Mandiri, Kamis (29/10/2026).

Sebagai informasi, komposisi pemegang saham Inhealth saat ini terdiri dari PT Asuransi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 252 253 254 255 256 ... 258 Next

Berita Nusantara menghimpun berita dari berbagai media. Semua berita mencantumkan sumber asli dan bukan hasil liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 1622

YPWIK@2026