Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten perbankan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) akan melakukan pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang bergejolak.
Berdasarkan keterbukaan informasi, jumlah nilai seluruh buyback sebesar-besarnya Rp547 miliar. Rencananya, aksi ini dilakukan melalui Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus dan diselesaikan paling lambat 3 bulan setelah keterbukaan informasi diterbitkan.
"Pelaksanaan buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perseroan, serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tulis manajemen BNI, Rabu (28/10/2026).
BNI memperkirakan periode buyback