SINGAPURA — Wilmar International, raksasa agribisnis berbasis Singapura dengan operasi perkebunan dan pengolahan sawit yang luas di Indonesia, kembali mencatatkan laba ratusan juta dolar AS. Kinerja keuangan itu muncul ketika perusahaan tersebut menghadapi sorotan terkait kebakaran lahan di Indonesia, sementara perdagangan sawit Indonesia ke Israel terus berlangsung.
Wilmar membukukan laba bersih sebesar 281 juta dolar AS atau sekitar Rp4,7 triliun pada kuartal III 2026 yang berakhir pada 30 September. Capaian tersebut berbalik dari kerugian bersih 347,7 juta dolar AS pada