Kurator Berita YPWIK 8 September 2026 09:01 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 539 Pendidikan 304 Tekno 547 Olahraga 1123 Ekonomi 3078 Kesehatan 373 Nasional 4064 Berita Daerah 202 Gaya Hidup 64 Luar Negeri 525 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Kemenhub sebut dua awak tewas akibat kebakaran kapal di Sultra
BN
Kemenhub sebut dua awak tewas akibat kebakaran kapal di Sultra

Kemenhub sebut dua awak tewas akibat kebakaran kapal di Sultra

3 September 2026 10:11 Antara - Terkini Nasional

Baubau, Sulawesi Tenggara (ANTARA) - Kementerian Perhubungan menyatakan dua dari 13 awak kapal LCT Legenda Nusantara 699 tewas setelah kapal pengangkut bahan kimia terbakar di Perairan Kabaena, Sulawesi Tenggara, Selasa (1/9/2026)...

Baubau, Sulawesi Tenggara (ANTARA) - Kementerian Perhubungan menyatakan dua dari 13 awak kapal LCT Legenda Nusantara 699 tewas setelah kapal pengangkut bahan kimia terbakar di Perairan Kabaena, Sulawesi Tenggara, Selasa (1/9/2026).

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Raha, bersama instansi terkait melakukan penanganan evakuasi kecelakaan LCT Legenda Nusantara 699 yang mengalami kebakaran di Perairan Kabaena Selat Tiworo.

"Seluruh awak kapal berjumlah 13 orang (person on board) berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, dua awak kapal dilaporkan meninggal dunia (mualim II dan juru minyak III)," kata Kepala Kantor UPP Kelas II

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie di Kasus TPPU Hari Ini
BN
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie di Kasus TPPU Hari Ini

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie di Kasus TPPU Hari Ini

3 September 2026 10:11 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah di kasus korupsi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait temuan emas 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar....

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah di kasus korupsi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait temuan emas 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar.

Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah menyebut kliennya akan diperiksa penyidik Tim 9 Kejagung, pada Kamis (3/9) hari ini. Ia memastikan kliennya akan bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan pemeriksaan.

"Pak FA akan hadir dan koperatif menjalankan proses hukum dengan didampingi Advokat. Rencana pemeriksaan dilakukan di kantor Kejaksaan Agung," ujarnya kepada wartawan.

Ia mengatakan pemeriksaan akan dilakukan dalam kapasitas Febrie sebagai saksi untuk tersangka lainnya di kasus TPPU tersebut

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Era MotoGP 1.000 Cc Berakhir, Ducati Mulai Siapkan Mesin 850 Cc
BN
Era MotoGP 1.000 Cc Berakhir, Ducati Mulai Siapkan Mesin 850 Cc

Era MotoGP 1.000 Cc Berakhir, Ducati Mulai Siapkan Mesin 850 Cc

3 September 2026 10:10 BeritaSatu - Ototekno Tekno

Jakarta, Beritasatu.com -  Era kejayaan mesin 1.000 cc di ajang MotoGP yang telah berlangsung sejak 2012 mulai memasuki babak akhir. Tim pabrikan Ducati, yang selama bertahun-tahun menjadi pendorong utama inovasi teknologi ekstrem...

Jakarta, Beritasatu.com -  Era kejayaan mesin 1.000 cc di ajang MotoGP yang telah berlangsung sejak 2012 mulai memasuki babak akhir. Tim pabrikan Ducati, yang selama bertahun-tahun menjadi pendorong utama inovasi teknologi ekstrem di grid, kini mulai menghentikan riset besar-besaran untuk motor Desmosedici GP26 mereka. Langkah ini diambil karena potensi pengembangan teknis pada platform mesin saat ini dinilai telah mencapai batas maksimal.

Dikutip Rideapart, Kamis (3/9/2026), pebalap penguji resmi Ducati, Michele Pirro, mengonfirmasi bahwa fokus utama tim penguji kini telah dialihkan untuk mempersiapkan era baru mesin 850 cc. Kendati GP26 tidak ditinggalkan begitu saja di tengah jalannya musim kompetisi, pabrikan asal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
SMK Go Global Batch 1 Gelombang 3 Dibuka, Cek Syarat dan Daftar BP3MI
BN
SMK Go Global Batch 1 Gelombang 3 Dibuka, Cek Syarat dan Daftar BP3MI

SMK Go Global Batch 1 Gelombang 3 Dibuka, Cek Syarat dan Daftar BP3MI

3 September 2026 10:10 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Kesempatan bagi lulusan pendidikan vokasi untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja internasional kembali dibuka melalui program SMK Go Global. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)...

Jakarta, Beritasatu.com - Kesempatan bagi lulusan pendidikan vokasi untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja internasional kembali dibuka melalui program SMK Go Global.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membuka pendaftaran SMK Go Global batch 1 gelombang 3 tahun 2026 mulai Selasa (1/9/2026) hingga Jumat (11/9/2026).

Dikutip dari akun Instagram resmi @kemenp2mi, pendaftaran periode ini tidak dibuka oleh seluruh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).

Oleh karena itu, calon peserta perlu memastikan wilayah yang dituju termasuk dalam daftar BP3MI yang membuka pendaftaran.

Informasi mengenai persyaratan, pilihan pelatihan, serta mekanisme pendaftaran dapat dipantau melalui akun media sosial BP3MI masing-masing wilayah. Pendaftaran

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Identitas Mayat di Gardu Listrik Dekat Stasiun LRT Pancoran Belum Diketahui, Diduga Kuat Pelaku Pencurian
BN
Identitas Mayat di Gardu Listrik Dekat Stasiun LRT Pancoran Belum Diketahui, Diduga Kuat Pelaku Pencurian

Identitas Mayat di Gardu Listrik Dekat Stasiun LRT Pancoran Belum Diketahui, Diduga Kuat Pelaku Pencurian

3 September 2026 10:10 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik penemuan mayat tanpa identitas alias Mr. X di sebuah gardu listrik yang terletak di samping Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/9/2026). Kasi Humas Po...

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik penemuan mayat tanpa identitas alias Mr. X di sebuah gardu listrik yang terletak di samping Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/9/2026).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan hingga saat ini pihak kepolisian belum menemukan identitasnya. Sebab, sidik jari dan wajah korban tidak dapat dikenali.

“Terkait temuan mayat di dalam gardu listrik ya. Jadi hingga saat ini belum diketahui identitas si mayat itu. Karena sidik jarinya tidak kebaca, wajahnya tidak dikenali, sampai saat ini belum diketahui,” kata Joko, kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Joko menyebut yang bersangkutan diduga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Febrie Adriansyah dijadwalkan diperiksa sebagai saksi kasus TPPU
BN
Febrie Adriansyah dijadwalkan diperiksa sebagai saksi kasus TPPU

Febrie Adriansyah dijadwalkan diperiksa sebagai saksi kasus TPPU

3 September 2026 10:09 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPP...

Jakarta (ANTARA) - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis pagi.

Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis hari ini mengatakan kliennya akan memenuhi panggilan penyidik dan bersikap kooperatif dalam proses hukum tersebut.

"Ya benar, pagi ini diagendakan pemeriksaan pak FA sebagai Saksi dalam penyidikan TPPU. Pada surat panggilan belum dijelaskan saksi untuk tersangka yang mana. Pak FA akan hadir dan koperatif menjalankan proses hukum dengan didampingi advokat," kata Febri.

Febrie

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penyaluran Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Lampaui Pertumbuhan Perbankan Nasional
BN
Penyaluran Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Lampaui Pertumbuhan Perbankan Nasional

Penyaluran Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Lampaui Pertumbuhan Perbankan Nasional

3 September 2026 10:08 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan pertumbuhan penyaluran kredit yang kuat hingga akhir Triwulan II 2026. Kredit yang disalurkan BRI tercatat mencapai Rp1.646 triliun, meningkat 16,2...

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan pertumbuhan penyaluran kredit yang kuat hingga akhir Triwulan II 2026. Kredit yang disalurkan BRI tercatat mencapai Rp1.646 triliun, meningkat 16,2% secara tahunan atau year-on-year (yoy) dibandingkan Rp1.417 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut membuat laju penyaluran kredit BRI berada di atas pertumbuhan kredit perbankan nasional yang tercatat sebesar 12,7% yoy.

Capaian tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II 2026 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Senin (31/8).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BMKG: Gempa 6,2 Kepulauan Sandwich tak berpotensi tsunami di Indonesia
BN
BMKG: Gempa 6,2 Kepulauan Sandwich tak berpotensi tsunami di Indonesia

BMKG: Gempa 6,2 Kepulauan Sandwich tak berpotensi tsunami di Indonesia

3 September 2026 10:07 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,2 yang mengguncang kawasan Kepulauan Sandwich Selatan tidak berpotensi menimbulkan bencana tsunami di wilayah In...

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,2 yang mengguncang kawasan Kepulauan Sandwich Selatan tidak berpotensi menimbulkan bencana tsunami di wilayah Indonesia.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto di Jakarta, Kamis, mengatakan kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemodelan pemantauan tsunami yang dilakukan usai gempa terjadi pada pagi ini pukul 06.46 WIB.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," kata dia.

Wijayanto menjelaskan parameter pemutakhiran BMKG mencatat gempa bumi tersebut memiliki magnitudo M6,2 pada kedalaman 119 kilometer.

Adapun pusat gempa atau episenter berada di laut pada koordinat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polemik Beras Fortifikasi: Menipu Rakyat hingga Pemicu Inflasi
BN
Polemik Beras Fortifikasi: Menipu Rakyat hingga Pemicu Inflasi

Polemik Beras Fortifikasi: Menipu Rakyat hingga Pemicu Inflasi

3 September 2026 10:06 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus menyelidiki kasus beras fortifikasi. Beras fortifikasi adalah beras biasa yang dicampur dengan beras khusus (fortified rice kernel) yang telah diperkaya dengan vitamin dan mineral esensial. Tujuan dibuatnya beras fortifikasi ini adalah untuk mengatasi persoalan kurang gizi di tengah masyarak...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus menyelidiki kasus beras fortifikasi.

Beras fortifikasi adalah beras biasa yang dicampur dengan beras khusus (fortified rice kernel) yang telah diperkaya dengan vitamin dan mineral esensial.

Tujuan dibuatnya beras fortifikasi ini adalah untuk mengatasi persoalan kurang gizi di tengah masyarakat.

Namun, saat Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan sidak pada bulan April 2026 ditemukan ketidaksesuaian pada beberapa merek beras khusus yang diklaim mengandung tambahan gizi dan fortifikasi.

Dalam pengawasan itu, Bapanas mengambil 15 sampel yang terdiri dari tiga beras fortifikasi dan 13 beras khusus dengan klaim gizi tambahan.

Sampel beras-beras tersebut pun diuji di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Karhutla Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan...
BN
Karhutla Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan...

Karhutla Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan...

3 September 2026 10:05 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebarakan hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah ditegaskan bukan sekadar permasalahan lingkungan. Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menegaskan, ada dampak kesehatan, psikologis, hingga terganggunya aktivitas masyarakat akibat karhutla. "Karhutla bukan sekadar persoalan lingkungan. Ketika asap mengganggu perna...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebarakan hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah ditegaskan bukan sekadar permasalahan lingkungan.

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menegaskan, ada dampak kesehatan, psikologis, hingga terganggunya aktivitas masyarakat akibat karhutla.

"Karhutla bukan sekadar persoalan lingkungan. Ketika asap mengganggu pernapasan, aktivitas anak terganggu, fasilitas kesehatan terbebani, dan masyarakat mengalami tekanan psikologis, maka ini sudah menjadi persoalan kesehatan masyarakat," ujar Netty dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Ia mendesak pemerintah untuk memperhatikan kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, hingga lansia ketika karhutla terjadi.

Sebab, karhutla yang terjadi meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat akibat paparan asap dan polusi udara.

"Jangan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Temuan Baru Ralat Teori Dunia Tercipta yang Selama Ini Dipercaya
BN
Temuan Baru Ralat Teori Dunia Tercipta yang Selama Ini Dipercaya

Temuan Baru Ralat Teori Dunia Tercipta yang Selama Ini Dipercaya

3 September 2026 10:05 CNBC Indonesia - Tech Tekno

Jakarta, CNBC Indonesia - Peneliti mengungkap fakta baru tentang awal terbentuknya planet setelah ledakan Big Bang. Dunia berbatu seperti Bumi ternyata secara teori sudah bisa mulai terbentuk hanya sekitar 100 juta tahun setelah B...

Jakarta, CNBC Indonesia - Peneliti mengungkap fakta baru tentang awal terbentuknya planet setelah ledakan Big Bang. Dunia berbatu seperti Bumi ternyata secara teori sudah bisa mulai terbentuk hanya sekitar 100 juta tahun setelah Big Bang, jauh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Selama ini, ilmuwan memperkirakan pembentukan planet membutuhkan waktu jauh lebih lama dan baru berlangsung secara signifikan beberapa miliar tahun setelah sejarah kosmik dimulai.

Penelitian University of Portsmouth menggunakan simulasi untuk melihat kondisi alam semesta awal. Hasilnya menunjukkan bintang-bintang pertama yang sangat masif dapat meledak sebagai supernova Pop III, menyebarkan unsur berat seperti karbon, oksigen, dan besi ke ruang angkasa.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Rupiah Menguat 0,25% Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.705
BN
Rupiah Menguat 0,25% Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.705

Rupiah Menguat 0,25% Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.705

3 September 2026 10:04 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah berhasil dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda mendapat ruang untuk bangkit ketika indeks dolar AS terkoreksi. Merujuk data Refi...

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah berhasil dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda mendapat ruang untuk bangkit ketika indeks dolar AS terkoreksi.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Kamis (3/9/2026), rupiah mampu terapresiasi 0,25% ke posisi Rp17.705/US$.

Penguatan tersebut membalikkan pelemahan pada perdagangan Rabu (2/9/2026), ketika rupiah ditutup terdepresiasi 0,31% ke level Rp17.765/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,08% ke posisi 99,502.

Dinamika dolar AS di pasar global diperkirakan masih mewarnai pergerakan rupiah hari

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 875 876 877 878 879 ... 902 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 22

YPWIK@2026