JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus menyelidiki kasus beras fortifikasi.
Beras fortifikasi adalah beras biasa yang dicampur dengan beras khusus (fortified rice kernel) yang telah diperkaya dengan vitamin dan mineral esensial.
Tujuan dibuatnya beras fortifikasi ini adalah untuk mengatasi persoalan kurang gizi di tengah masyarakat.
Namun, saat Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan sidak pada bulan April 2026 ditemukan ketidaksesuaian pada beberapa merek beras khusus yang diklaim mengandung tambahan gizi dan fortifikasi.
Dalam pengawasan itu, Bapanas mengambil 15 sampel