Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah berhasil dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda mendapat ruang untuk bangkit ketika indeks dolar AS terkoreksi.
Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Kamis (3/9/2026), rupiah mampu terapresiasi 0,25% ke posisi Rp17.705/US$.
Penguatan tersebut membalikkan pelemahan pada perdagangan Rabu (2/9/2026), ketika rupiah ditutup terdepresiasi 0,31% ke level Rp17.765/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul