Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 05:51 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 814 Pendidikan 417 Tekno 619 Olahraga 1413 Ekonomi 3039 Kesehatan 434 Nasional 4731 Berita Daerah 633 Gaya Hidup 69 Luar Negeri 730 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Gadis ABG di Soppeng Diperkosa 9 Remaja di Hotel, Pelaku Ditangkap
BN
Gadis ABG di Soppeng Diperkosa 9 Remaja di Hotel, Pelaku Ditangkap

Gadis ABG di Soppeng Diperkosa 9 Remaja di Hotel, Pelaku Ditangkap

30 Agustus 2026 15:33 Detik Sulsel Nasional

Seorang gadis ABG berusia 16 tahun di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi korban pemerkosaan oleh 9 remaja. Polisi kini telah menangkap kesembilan pelakunya. "Betul, persetubuhan anak di bawah umur oleh 9 orang pe...

Seorang gadis ABG berusia 16 tahun di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi korban pemerkosaan oleh 9 remaja. Polisi kini telah menangkap kesembilan pelakunya.

"Betul, persetubuhan anak di bawah umur oleh 9 orang pelaku. Pelakunya sudah diamankan di Polres," ujar Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Firman kepada detikSulsel, Minggu (30/8/2026).

Peristiwa itu terjadi di Hotel Vera Indah, Jalan Merdeka, Laburawung, Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng pada Minggu (23/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Adapun pelaku yang diamankan yakni AT, TF, AM, BD, AR, AN, HR, RM, dan FR.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kepala BGN: Laporkan oknum minta imbalan uang untuk operasional SPPG
BN
Kepala BGN: Laporkan oknum minta imbalan uang untuk operasional SPPG

Kepala BGN: Laporkan oknum minta imbalan uang untuk operasional SPPG

30 Agustus 2026 15:33 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta mitra untuk segera melaporkan oknum yang meminta imbalan uang untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). "Kalau oknum-oknum yang menjajakan jasa...

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta mitra untuk segera melaporkan oknum yang meminta imbalan uang untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kalau oknum-oknum yang menjajakan jasa atau meminta imbalan uang mengatasnamakan saya atau pimpinan yang lain saya pastikan berita itu tidak benar. Dan Anda, korban, wajib segera melapor kepada pihak yang berwajib kepolisian sehingga tindak pidana ini bisa segera ditindaklanjuti," katanya dalam kanal resmi Sudaryono yang dikutip dari Jakarta, Minggu.

BGN menegaskan tidak pernah memberikan otoritas kepada siapapun untuk membuka, memfasilitasi, berbicara kepada mitra atau dengan siapapun untuk operasional SPPG.

"Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan saya,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Satu orang tewas, lima lainnya terluka akibat penembakan di Swiss
BN
Satu orang tewas, lima lainnya terluka akibat penembakan di Swiss

Satu orang tewas, lima lainnya terluka akibat penembakan di Swiss

30 Agustus 2026 15:31 Antara - Terkini Nasional

Moskow (ANTARA) - Satu orang tewas dan lima lainnya terluka dalam penembakan di Kota Aargau, Swiss utara, kata kepolisian setempat, Ahad. Sebelumnya, media penyiaran Swiss, RSI, melaporkan insiden penembakan itu terjadi di sebuah...

Moskow (ANTARA) - Satu orang tewas dan lima lainnya terluka dalam penembakan di Kota Aargau, Swiss utara, kata kepolisian setempat, Ahad.

Sebelumnya, media penyiaran Swiss, RSI, melaporkan insiden penembakan itu terjadi di sebuah pesta di Aargau.

"Menurut informasi awal, satu orang tewas dan lima lainnya terluka dalam penembakan di [kota] Aarau," demikian pernyataan kepolisian setempat di platform X.

Dinas layanan darurat tengah di lokasi kejadian dan area tersebut telah ditutup.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Sidang Pleno Muktamar NU Didemo Usai Ketentuan Masa Iddah Politik Disahkan
BN
Sidang Pleno Muktamar NU Didemo Usai Ketentuan Masa Iddah Politik Disahkan

Sidang Pleno Muktamar NU Didemo Usai Ketentuan Masa Iddah Politik Disahkan

30 Agustus 2026 15:29 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG - Suasana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memanas setelah pimpinan sidang pleno mengesahkan klausul mengenai masa iddah politik. Masa iddah politik, adalah masa jeda selama satu tahun bagi seseorang yan...

TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG - Suasana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memanas setelah pimpinan sidang pleno mengesahkan klausul mengenai masa iddah politik.

Masa iddah politik, adalah masa jeda selama satu tahun bagi seseorang yang sebelumnya aktif dalam politik sebelum dapat mencalonkan diri sebagai pimpinan PBNU.

Ketentuan itu kemudian dipersoalkan sejumlah peserta Muktamar karena dinilai dapat menghambat pencalonan salah satu kandidat ketua umum pernah mengabdi di partai politik.

Massa yang mengaku sebagai pendukung salah satu calon merangsek masuk ke arena utama Muktamar.

Tampak massa ditahan oleh pasukan Banser yang menjaga jalannya sidang.

Mereka memprotes keputusan pimpinan sidang yang mengesahkan klausul tersebut.

"Ganti-ganti, ganti

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Komnas HAM Betuk Tim Ad Hoc Pelanggaran HAM Berat Kudatuli, Usman Hamid: Sudah Lama Ditunggu
BN
Komnas HAM Betuk Tim Ad Hoc Pelanggaran HAM Berat Kudatuli, Usman Hamid: Sudah Lama Ditunggu

Komnas HAM Betuk Tim Ad Hoc Pelanggaran HAM Berat Kudatuli, Usman Hamid: Sudah Lama Ditunggu

30 Agustus 2026 15:25 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Usman Hamid, menanggapi pembentukan Tim Ad Hoc penyelidikan proyustisia dugaan pelanggaran HAM berat peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 atau dikenal dengan Kudatuli. Usman m...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Usman Hamid, menanggapi pembentukan Tim Ad Hoc penyelidikan proyustisia dugaan pelanggaran HAM berat peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 atau dikenal dengan Kudatuli.

Usman memandang langkah itu sudah lama ditunggu sehingga memang sudah seharusnya dilakukan.

"Untuk (Tim Ad Hoc) 27 Juli, saya berpikir positif saja. Sebenarnya sudah lama itu ditunggu, yaitu penyelidikan projustitia atas Tragedi Penyerbuan Markas PDI yang berujung kematian, luka berat, pemenjaraan dan hilangnya sejumlah orang," kata Usman saat dihubungi Tribunnews.com pada Minggu (30/8/1026).

"Jadi itu memang sudah seharusnya dilakukan," imbuh dia.

Namun demikian, ia heran mengapa hal itu baru diumumkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Muhammadiyah Buka Posko Kesehatan dan Makanan Gratis di Muktamar NU
BN
Muhammadiyah Buka Posko Kesehatan dan Makanan Gratis di Muktamar NU

Muhammadiyah Buka Posko Kesehatan dan Makanan Gratis di Muktamar NU

30 Agustus 2026 15:25 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Di tengah gegap gempita pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, tersimpan kisah sederhana wujud kerukunan antar dua ormas Islam terbesar di Indonesia. Muhammadiyah, me...

Di tengah gegap gempita pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, tersimpan kisah sederhana wujud kerukunan antar dua ormas Islam terbesar di Indonesia.

Muhammadiyah, memilih ikut ambil bagian dalam gelaran muktamar NU-35, bukan sebagai tamu, tapi sebagai saudara yang turut menyukseskan hajatan lima tahunan warga Nahdliyin tersebut.

Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Jombang turut ambil bagian mendukung kelancaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Dukungan itu diwujudkan mulai dari posko pembagian konsumsi gratis, layanan kesehatan, hingga bantuan pengamanan.

Penanggung Jawab Posko Muhammadiyah untuk Muktamar

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Cerita Keluarga Cari Bambang hingga ke Empat Rumah Sakit, hingga Dapat Kabar Duka: Mas yang Sabar!
BN
Cerita Keluarga Cari Bambang hingga ke Empat Rumah Sakit, hingga Dapat Kabar Duka: Mas yang Sabar!

Cerita Keluarga Cari Bambang hingga ke Empat Rumah Sakit, hingga Dapat Kabar Duka: Mas yang Sabar!

30 Agustus 2026 15:24 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com – Malam kerusuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, berubah menjadi malam panjang bagi keluarga Bambang Setiawan (60).  Setelah mengetahui sang ayah tak kunjung pulang, Wisnu (35) bergerak dari satu rum...

Jakarta, tvOnenews.com – Malam kerusuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, berubah menjadi malam panjang bagi keluarga Bambang Setiawan (60). 

Setelah mengetahui sang ayah tak kunjung pulang, Wisnu (35) bergerak dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain untuk mencari keberadaannya.

Bambang sebelumnya diketahui berada di Rumah Sakit Pelni untuk menemani seorang tetangga yang sedang sakit, namun sudah kembali pulang ke rumah.

Namun, ketika kericuhan kembali pecah di kawasan Pejompongan, malam itu Bambang hendak mematikan lampu toko cermin miliknya karena khawatir rusak akibat kericuhan. Akan tetapi, sejak itu keberadaan Bambang mendadak tidak diketahui.

Wisnu pertama kali mendapat kabar dari adiknya Yoga

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Inovasi Rumah Garam dan Produk Pesisir KPKP PTMA Tampil di Pekan Halal Indonesia
BN
Inovasi Rumah Garam dan Produk Pesisir KPKP PTMA Tampil di Pekan Halal Indonesia

Inovasi Rumah Garam dan Produk Pesisir KPKP PTMA Tampil di Pekan Halal Indonesia

30 Agustus 2026 15:24 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Konsorsium Pesisir, Kelautan, dan Perbatasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (KPKP PTMA) berpartisipasi dalam ajang nasional Pekan Halal Indonesia yang digelar 28-30 Agustus di Jakarta Internationa...

Jakarta, tvOnenews.com - Konsorsium Pesisir, Kelautan, dan Perbatasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (KPKP PTMA) berpartisipasi dalam ajang nasional Pekan Halal Indonesia yang digelar 28-30 Agustus di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Ketua KPKP PTMA, Endang Rudiatin menegaskan keikutsertaan ini mempertegas sinergi strategis KPKP PTMA bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) dalam mengakselerasi ekosistem blue economy dan hilirisasi komoditas laut bersertifikat halal dari wilayah pesisir hingga kawasan terdepan Indonesia.

Dalam pameran ini, kata Endang KPKP PTMA menampilkan dua inovasi produk unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir Kalimantan Barat; Produk Rumah Garam (Greenhouse Salt) yaitu garam laut murni

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Muktamar Ke-35 NU Ricuh, Panitia Kerahkan Pagar Nusa Jaga Sidang Pleno
BN
Muktamar Ke-35 NU Ricuh, Panitia Kerahkan Pagar Nusa Jaga Sidang Pleno

Muktamar Ke-35 NU Ricuh, Panitia Kerahkan Pagar Nusa Jaga Sidang Pleno

30 Agustus 2026 15:20 Kompas - Nasional Nasional

JOMBANG, KOMPAS.com - Kericuhan mewarnai gelaran Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), di Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026). Suasana di sekitar arena mendadak tegang setelah massa aksi menggelar demonstrasi secara masif di depan ruang sidang pleno. Massa aksi yang memadati area luar gedung menyuarakan protes keras terkait mekanisme pencalonan. Dalam sid...

JOMBANG, KOMPAS.com - Kericuhan mewarnai gelaran Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), di Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

Suasana di sekitar arena mendadak tegang setelah massa aksi menggelar demonstrasi secara masif di depan ruang sidang pleno.

Massa aksi yang memadati area luar gedung menyuarakan protes keras terkait mekanisme pencalonan.

Dalam sidang tersebut, muncul aspirasi agar masa jeda eks pejabat politik dihapus atau dikurangi setidaknya enam bulan.

Sedangkan dalam peraturan perkumpulan NU disebutkan, eks pejabat politik harus menunggu selama 1 tahun sejak mengundurkan/berhenti dari jabatan politik untuk bisa mencalonkan diri sebagai ketum PBNU.

Merespons kericuhan, panitia lokal mengambil langkah dengan mengerahkan Pagar

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Muktamar Ke-35 NU Ricuh, Panitia Kerahkan Pendekar Silat Jaga Sidang Pleno
BN
Muktamar Ke-35 NU Ricuh, Panitia Kerahkan Pendekar Silat Jaga Sidang Pleno

Muktamar Ke-35 NU Ricuh, Panitia Kerahkan Pendekar Silat Jaga Sidang Pleno

30 Agustus 2026 15:20 Kompas - Nasional Nasional

JOMBANG, KOMPAS.com - Kericuhan mewarnai gelaran Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), di Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026). Suasana di sekitar arena mendadak tegang setelah massa aksi menggelar demonstrasi secara masif di depan ruang sidang pleno. Massa aksi yang memadati area luar gedung menyuarakan protes keras terkait mekanisme pencalonan. Dalam sid...

JOMBANG, KOMPAS.com - Kericuhan mewarnai gelaran Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), di Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

Suasana di sekitar arena mendadak tegang setelah massa aksi menggelar demonstrasi secara masif di depan ruang sidang pleno.

Massa aksi yang memadati area luar gedung menyuarakan protes keras terkait mekanisme pencalonan.

Dalam sidang tersebut, muncul aspirasi agar masa jeda eks pejabat politik dihapus atau dikurangi setidaknya enam bulan.

Sedangkan dalam peraturan perkumpulan NU disebutkan, eks pejabat politik harus menunggu selama 1 tahun sejak mengundurkan/berhenti dari jabatan politik untuk bisa mencalonkan diri sebagai ketum PBNU.

Merespons kericuhan, panitia lokal mengambil langkah dengan mengerahkan Pagar

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gempa Susulan Flores Tembus 9.870 Kali, IABI Ungkap Penyebabnya
BN
Gempa Susulan Flores Tembus 9.870 Kali, IABI Ungkap Penyebabnya

Gempa Susulan Flores Tembus 9.870 Kali, IABI Ungkap Penyebabnya

30 Agustus 2026 15:18 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Gempa susulan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama magnitudo 7,7 mencatatkan aktivitas yang sangat tinggi. Hingga Minggu (30/8/2026) pukul 11.00 WIB, peta sebaran Badan Meteorologi, Klimato...

Jakarta, Beritasatu.com - Gempa susulan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama magnitudo 7,7 mencatatkan aktivitas yang sangat tinggi. Hingga Minggu (30/8/2026) pukul 11.00 WIB, peta sebaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 9.870 kali gempa susulan di wilayah tersebut.

Jumlah gempa susulan yang nyaris mencapai 10.000 kejadian ini memunculkan pertanyaan mengenai penyebab aktivitas seismik di Flores yang seolah tidak berhenti.

Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menjelaskan banyaknya gempa susulan tersebut mencerminkan proses pelepasan energi tegangan sisa (residual stress) yang masih sangat aktif.

"Sangat banyaknya jumlah aktivitas gempa susulan ini seolah tak lazim, sehingga menarik untuk dikaji,"

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Rampok Penyiram Air Keras Driver Online hingga Tewas Divonis 10 Tahun Bui
BN
Rampok Penyiram Air Keras Driver Online hingga Tewas Divonis 10 Tahun Bui

Rampok Penyiram Air Keras Driver Online hingga Tewas Divonis 10 Tahun Bui

30 Agustus 2026 15:18 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Majelis hakim Pengadilan Negeri Cibinong menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada M Ridwan Maulana karena terbukti melakukan pencurian yang diawali kekerasan hingga menyebabkan korban tewas. Ridwan terbukti menyiram air keras saa...

Majelis hakim Pengadilan Negeri Cibinong menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada M Ridwan Maulana karena terbukti melakukan pencurian yang diawali kekerasan hingga menyebabkan korban tewas. Ridwan terbukti menyiram air keras saat hendak mencuri mobil milik sopir taksi online bernama M Yoga Firdaus.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa M Ridwan Maulana bin H Mustopa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 tahun," demikian amar putusan hakim seperti dikutip dari situs SIPP PN Cibinong, Minggu (30/8/2026).

Putusan itu diketok oleh majelis hakim yang diketuai Rachmat Kaplale dengan angggota Ferdiansyah dan M Aula Reza Utama pada 13 Agustus lalu. Vonis tersebut lebih rendah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 24 25 26 27 28 ... 395 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 17

YPWIK@2026