Jakarta, Beritasatu.com - Gempa susulan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama magnitudo 7,7 mencatatkan aktivitas yang sangat tinggi. Hingga Minggu (30/8/2026) pukul 11.00 WIB, peta sebaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 9.870 kali gempa susulan di wilayah tersebut.
Jumlah gempa susulan yang nyaris mencapai 10.000 kejadian ini memunculkan pertanyaan mengenai penyebab aktivitas seismik di Flores yang seolah tidak berhenti.
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menjelaskan banyaknya gempa susulan tersebut mencerminkan proses pelepasan energi tegangan sisa