Kurator Berita YPWIK 4 November 2026 01:49 WITA online: 6
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 484 Pendidikan 250 Tekno 432 Olahraga 971 Ekonomi 2278 Kesehatan 167 Nasional 2548 Berita Daerah 67 Gaya Hidup 53 Luar Negeri 447 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
RI dukung minyak nabati berkelanjutan dalam forum di China
BN
RI dukung minyak nabati berkelanjutan dalam forum di China

RI dukung minyak nabati berkelanjutan dalam forum di China

30 Oktober 2026 09:25 Antara - Terkini Ekonomi

Beijing (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Shanghai mendukung pelaksanaan minyak nabati berkelanjutan dalam kerangka Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Hal itu terkait dengan penyelenggaraan "The...

Beijing (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Shanghai mendukung pelaksanaan minyak nabati berkelanjutan dalam kerangka Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC).

Hal itu terkait dengan penyelenggaraan "The 4th Sustainable Vegetable Oils Conference" (SVOC) yang pertama kali digelar di China pada Selasa (27/10) dan dihadiri oleh sekitar 220 peserta dari 11 negara.

Agenda tersebut bertujuan untuk memperkuat kerja sama strategis di sektor minyak nabati global.

"Penyelenggaraan SVOC di China mencerminkan eratnya hubungan bilateral RI-China dan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor," kata Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun dalam pernyataan tertulis yang diterima ANTARA di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Batas Gaji Bebas Pajak Rp4,5 Juta Bakal Naik? Ini Bocoran dari Wamenko
BN
Batas Gaji Bebas Pajak Rp4,5 Juta Bakal Naik? Ini Bocoran dari Wamenko

Batas Gaji Bebas Pajak Rp4,5 Juta Bakal Naik? Ini Bocoran dari Wamenko

30 Oktober 2026 09:25 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah masih membahas rencana kenaikan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang saat ini sebesar Rp54 juta per tahun atau setara Rp4,5 juta per bulan. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomi...

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah masih membahas rencana kenaikan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang saat ini sebesar Rp54 juta per tahun atau setara Rp4,5 juta per bulan.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan, pembahasan mengenai penyesuaian PTKP masih berlangsung dan akan melibatkan alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR.

"Masih dalam proses pembahasan. Tentu (wacana ini bakal dibahas) dengan AKD DPR yang terkait," ujar Dradjad kepada CNBC Indonesia, Jumat (30/10/2026).

Meski demikian, Dradjad belum merinci lebih lanjut mengenai besaran kenaikan PTKP maupun jadwal penerapannya. Dia juga tidak secara spesifik menyebut komisi di DPR yang akan terlibat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Rincian Penghematan Rp 44 Triliun Anggaran MBG dalam 100 Hari
BN
Rincian Penghematan Rp 44 Triliun Anggaran MBG dalam 100 Hari

Rincian Penghematan Rp 44 Triliun Anggaran MBG dalam 100 Hari

30 Oktober 2026 09:25 DetikFinance Ekonomi

Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat total efisiensi anggaran dan pengembalian dana ke kas negara yang telah dilaksananan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 44 triliun. Penghematan ini terjadi dalam 100...

Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat total efisiensi anggaran dan pengembalian dana ke kas negara yang telah dilaksananan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 44 triliun. Penghematan ini terjadi dalam 100 hari saja.

Kepala BGN Sudaryono merincikan penghematan tersebut berasal dari penyesuaian alokasi anggaran, pemangkasan insentif yayasan, pembatasan biaya operasional dapur, hingga pengembalian dana ke kas negara yang berasal dari virtual account fiktif.

"Jadi total yang kita efisiensi dari uang rakyat dalam waktu 100 hari totalnya adalah Rp 44 triliun," ujar Sudaryono dalam keterangan resmi, Kamis (29/10/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jadwal KRL Jogja-Solo pada 30 dan 31 Oktober 2026 dari Tugu ke Palur
BN
Jadwal KRL Jogja-Solo pada 30 dan 31 Oktober 2026 dari Tugu ke Palur

Jadwal KRL Jogja-Solo pada 30 dan 31 Oktober 2026 dari Tugu ke Palur

30 Oktober 2026 09:24 Kompas - Money Ekonomi

KOMPAS.com - Penumpang KRL yang akan bepergian dari Yogyakarta ke Solo dan sekitarnya, penting memahami jadwal KRL Jogja-Solo hari ini, Jumat (30/10/2026). Selain hari ini, penumpang juga dapat mengecek jadwal KRL Jogja-Solo besok, Minggu (31/10/2026) sebelum berangkat agar tidak ketinggalan kereta. KRL rute Jogja-Solo melayani perjalanan dengan berhenti di...

KOMPAS.com - Penumpang KRL yang akan bepergian dari Yogyakarta ke Solo dan sekitarnya, penting memahami jadwal KRL Jogja-Solo hari ini, Jumat (30/10/2026).

Selain hari ini, penumpang juga dapat mengecek jadwal KRL Jogja-Solo besok, Minggu (31/10/2026) sebelum berangkat agar tidak ketinggalan kereta.

KRL rute Jogja-Solo melayani perjalanan dengan berhenti di sejumlah stasiun, seperti Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Klaten, Delanggu, Purwosari, Balapan, hingga Palur.

Berikut jadwal KRL Jogja-Solo hari ini, Jumat (30/10/2026) dan besok, Sabtu (31/10/2026).

Jadwal KRL Jogja-Solo 30 dan 31 Oktober 2026

Berdasarkan jadwal perjalanan yang tercantum dalam informasi PT KAI, berikut jadwal KRL Jogja-Solo dari Tugu Yogyakarta menuju Palur pada

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pertamina Kumpulkan Minyak Jelantah Lewat KDKMP Untuk Bioavtur
BN
Pertamina Kumpulkan Minyak Jelantah Lewat KDKMP Untuk Bioavtur

Pertamina Kumpulkan Minyak Jelantah Lewat KDKMP Untuk Bioavtur

30 Oktober 2026 09:22 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi mulai mengembangkan ekosistem pengumpulan minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) berbasis koperasi melalui peluncu...

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi mulai mengembangkan ekosistem pengumpulan minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) berbasis koperasi melalui peluncuran program percontohan (piloting) di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Dawuhan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (29/10).

Program ini menjadi langkah untuk menghubungkan partisipasi masyarakat dalam mengumpulkan minyak jelantah dengan kebutuhan bahan baku industri energi ramah lingkungan. Peluncuran ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pertamina Patra Niaga dan Kementerian Koperasi, serta penyerahan minyak jelantah secara simbolis di titik pengumpulan.

Melalui program ini, KDKMP berperan sebagai titik pengumpulan minyak jelantah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Samator Indo Gas Catat Pertumbuhan Positif, Laba Bersih Naik Hampir 80%
BN
Samator Indo Gas Catat Pertumbuhan Positif, Laba Bersih Naik Hampir 80%

Samator Indo Gas Catat Pertumbuhan Positif, Laba Bersih Naik Hampir 80%

30 Oktober 2026 09:21 DetikFinance Ekonomi

PT Samator Indo Gas Tbk (Samator; IDX: AGII), mengumumkan laporan keuangan konsolidasi untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026 (9M26). Dalam periode tersebut, Samator mencatatkan peningkatan margin secara...

PT Samator Indo Gas Tbk (Samator; IDX: AGII), mengumumkan laporan keuangan konsolidasi untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026 (9M26). Dalam periode tersebut, Samator mencatatkan peningkatan margin secara konsisten, dengan laba bersih melonjak hampir 80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).

Pencapaian ini ditopang oleh kinerja kuartal terkuat sepanjang 2026, dengan laba bersih mencapai Rp46,9 miliar atau tumbuh 18,2% secara tahunan (YoY), serta EBITDA sebesar Rp229,3 miliar atau naik 12,1% (YoY). Sementara itu, pendapatan Perseroan meningkat 7,5% (YoY) menjadi Rp2,38 triliun, didorong oleh penerapan teknologi mutakhir seperti oxyfuel burner dan pertumbuhan volume penjualan yang konsisten di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jangan Campur Sentimen MSCI, OJK Ungkap Data Fundamental
BN
Jangan Campur Sentimen MSCI, OJK Ungkap Data Fundamental

Jangan Campur Sentimen MSCI, OJK Ungkap Data Fundamental

30 Oktober 2026 09:20 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta pelaku usaha membedakan sentimen terkait MSCI dari fundamental perusahaan dan fundamental ekonomi Indonesia di tengah industri pasar saham yang sedang bergejolak. Ketu...

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta pelaku usaha membedakan sentimen terkait MSCI dari fundamental perusahaan dan fundamental ekonomi Indonesia di tengah industri pasar saham yang sedang bergejolak.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, berdasarkan laporan emiten kuartal II 2026, 72% emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kenaikan pendapatan sekitar 15%, dengan laba bersih naik 16%.

"Jadi sebetulnya fundamental perusahaan-perusahaan cukup baik. Belum lagi Bapak Ibu di sini lebih paham daripada saya terkait potensi tambang dan lain-lain yang sangat sangat sangat punya potensi ke depan," ujarnya dalam Rapimnas Kadin di Jakarta, dikutip Jumat (30/10/2026).

Selain

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Investor Asing Kabur dari Bursa Rp 1,52 Triliun, IHSG Diprediksi Rawan Koreksi
BN
Investor Asing Kabur dari Bursa Rp 1,52 Triliun, IHSG Diprediksi Rawan Koreksi

Investor Asing Kabur dari Bursa Rp 1,52 Triliun, IHSG Diprediksi Rawan Koreksi

30 Oktober 2026 09:20 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rawan koreksi pada perdagangan Jumat (30/10/2026), usai tertekan 3,49 persen ke level 5.098 saat penutupan perdagangan Kamis kemarin. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menyebut IHSG membentuk pola candlestick long black closing marubozu. Pola ini menggambarkan teka...

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rawan koreksi pada perdagangan Jumat (30/10/2026), usai tertekan 3,49 persen ke level 5.098 saat penutupan perdagangan Kamis kemarin.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menyebut IHSG membentuk pola candlestick long black closing marubozu. Pola ini menggambarkan tekanan jual mendominasi perdagangan.

Meski begitu, dengan teridentifikasinya pola wave (b) menunjukkan potensi turun IHSG masih relatif terbatas. Sebaliknya, peluang menguat juga terbuka.

Sejumlah indikator teknikal memberikan sinyal negatif. Indikator Stochastics K_D dan Relative Strength Index (RSI) sama-sama menunjukkan sinyal negatif.

Nafan memproyeksikan level support IHSG pada area 4.969-4.907 dan resistance 5.246-5.326.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemenperin: Optimisme industri enam bulan ke depan tetap terjaga
BN
Kemenperin: Optimisme industri enam bulan ke depan tetap terjaga

Kemenperin: Optimisme industri enam bulan ke depan tetap terjaga

30 Oktober 2026 09:16 Antara - Terkini Ekonomi

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan optimisme industri manufaktur nasional terhadap prospek usaha dalam enam bulan ke depan tetap terjaga, seiring dengan penguatan kinerja industri yang tercermin d...

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan optimisme industri manufaktur nasional terhadap prospek usaha dalam enam bulan ke depan tetap terjaga, seiring dengan penguatan kinerja industri yang tercermin dari kenaikan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026 menjadi 53,77.

“Apabila kita perhatikan, IKI dari bulan ke bulan menunjukkan sektor industri terus ekspansi dan kuat. Dari 23 subsektor yang menjadi objek penilaian IKI, dapat kami sampaikan bahwa sebagian besar tumbuh sangat baik,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko SA Cahyanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Nilai IKI tersebut meningkat 1,84 poin dibandingkan September 2026 yang sebesar 51,93. Capaian itu juga lebih tinggi 0,27

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
OJK: DSSA, BREN, dan CUAN Sudah Bayar Denda Rp 2,1 Triliun
BN
OJK: DSSA, BREN, dan CUAN Sudah Bayar Denda Rp 2,1 Triliun

OJK: DSSA, BREN, dan CUAN Sudah Bayar Denda Rp 2,1 Triliun

30 Oktober 2026 09:15 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan denda sebesar Rp 2,1 triliun terkait kasus saham yang menjadi sorotan, termasuk DSSA, BREN, dan CUAN, telah dibayarkan. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari...

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan denda sebesar Rp 2,1 triliun terkait kasus saham yang menjadi sorotan, termasuk DSSA, BREN, dan CUAN, telah dibayarkan. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan pembayaran denda tersebut sudah lunas.

“Sudah (mereka) bayar dua hari lalu,” ujar Friderica dalam acara Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Saat ditanya mengenai pelunasan denda senilai Rp 2,1 triliun, Friderica kembali menegaskan, “Sudah, Rp 2,1 triliun bayar.”

Pernyataan tersebut disampaikan Friderica saat menanggapi pertanyaan mengenai pembayaran denda. 

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp 2,1 Triliun, Ungkap Dugaan Manipulasi Saham

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Resmi! Daftar Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 30 Oktober 2026
BN
Resmi! Daftar Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 30 Oktober 2026

Resmi! Daftar Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 30 Oktober 2026

30 Oktober 2026 09:15 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU, baik PT Pertamina (Persero) maupun swasta seperti BP-AKR, Shell dan Vivo per 1 Oktober 2026 kemarin, kompak tidak mengubah harga produk BBM-nya. PT P...

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU, baik PT Pertamina (Persero) maupun swasta seperti BP-AKR, Shell dan Vivo per 1 Oktober 2026 kemarin, kompak tidak mengubah harga produk BBM-nya.

PT Pertamina sendiri secara tegas menyampaikan, bahwa per 1 Oktober lalu harga BBM baik Subsidi dan Non Subsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September 2026.

"Untuk BBM Subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga Tetap sampai dengan akhir tahun 2026. Adapun untuk BBM Non Subsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya," terang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wall Street Melemah Tertekan Kekhawatiran Belanja AI
BN
Wall Street Melemah Tertekan Kekhawatiran Belanja AI

Wall Street Melemah Tertekan Kekhawatiran Belanja AI

30 Oktober 2026 09:13 BeritaSatu - Ekonomi Ekonomi

New York, Beritasatu.com – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (30/10/2026). Investor mencermati besarnya belanja perusahaan teknologi untuk mengembangkan kecerdasan buatan atau artificial intel...

New York, Beritasatu.com – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Jumat (30/10/2026). Investor mencermati besarnya belanja perusahaan teknologi untuk mengembangkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), di tengah rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan besar dan data inflasi terbaru AS.

Pada penutupan perdagangan, Dow Jones Industrial Average turun 132,54 poin atau 0,25% menjadi 52.342,56. S&P 500 terkoreksi 23,59 poin atau 0,30% ke level 7.720,39, sedangkan Nasdaq Composite merosot 365,13 poin atau 1,37% menjadi 26.184,72.

Tiga indeks utama Wall Street kompak terkoreksi. Nasdaq Composite mencatat penurunan terdalam setelah kinerja Alphabet mengecewakan pasar. Sebaliknya, indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 250 251 252 253 254 ... 259 Next

Berita Nusantara menghimpun berita dari berbagai media. Semua berita mencantumkan sumber asli dan bukan hasil liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 146

YPWIK@2026