Salah Satu Cara Ampuh Salahuddin Al-Ayyubi Pertahankan Stabilitas Dinasti Ayyubiyah
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Sistem iqtha pada masa Dinasti Ayyubiyah diberikan sebagai imbalan atas jasa dan pengabdian militer. Namun, iqtha tersebut bukanlah hak kepemilikan yang bersifat turun-temurun. Sekretaris Jenderal Persatu...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Sistem iqtha pada masa Dinasti Ayyubiyah diberikan sebagai imbalan atas jasa dan pengabdian militer. Namun, iqtha tersebut bukanlah hak kepemilikan yang bersifat turun-temurun.
Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Muslim Sedunia, Dr Ali Muhammad ash-Shallabi, menjelaskan dalam laman resminya tentang sistem ini, dikutip Selasa (8/9/2026).
Pemberian iqtha oleh sultan Ayyubiyah juga tidak berarti bahwa tanah pertanian diserahkan menjadi milik pribadi penerimanya.
Demikian pula, penerima iqtha tidak serta-merta berhak menikmati hasil dari wilayah tersebut untuk jangka waktu yang tidak terbatas.
Pada dasarnya, pemberian iqtha hanya memberikan hak kepada penerimanya untuk memungut sejumlah pajak tertentu bagi dirinya dan para prajuritnya.
Sebagai imbalannya,