Jakarta, CNBC Indonesia - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian setelah abu vulkani dari gunung api tersebut menyebar kebeberapa wilayah di Indonesia. Hal tersebut memunculkan kekhawatiran akan terulangnya tsunami seperti yang terjadi pada 2018.
Badan Geologi Kementerian ESDM menegaskan bahwa kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini tidak sama dengan kondisi sebelum tsunami 2018. Adapun, dimensi tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pasca erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil.
"Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini dimensi tubuh