Kurator Berita YPWIK 8 September 2026 16:18 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 548 Pendidikan 308 Tekno 542 Olahraga 1121 Ekonomi 3082 Kesehatan 370 Nasional 4056 Berita Daerah 193 Gaya Hidup 63 Luar Negeri 508 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Saya Coba Samsung Galaxy S26 FE, HP Flagship "Murah" yang Punya Fitur My FanCam
BN
Saya Coba Samsung Galaxy S26 FE, HP Flagship "Murah" yang Punya Fitur My FanCam

Saya Coba Samsung Galaxy S26 FE, HP Flagship "Murah" yang Punya Fitur My FanCam

7 September 2026 19:54 Kompas - Tekno Tekno

JAKARTA, KOMPAS.com - Samsung Galaxy S26 FE menjadi model terbaru dari lini Fan Edition (FE) yang membawa sejumlah fitur dari perangkat flagship Galaxy S series. KompasTekno berkesempatan memegang dan menjajal langsung Galaxy S26 FE dalam acara pengumuman harga perangkat tersebut di Indonesia, Senin (7/9/2026). Sebagai penerus Galaxy S25 FE, smartphone flags...

JAKARTA, KOMPAS.com - Samsung Galaxy S26 FE menjadi model terbaru dari lini Fan Edition (FE) yang membawa sejumlah fitur dari perangkat flagship Galaxy S series.

KompasTekno berkesempatan memegang dan menjajal langsung Galaxy S26 FE dalam acara pengumuman harga perangkat tersebut di Indonesia, Senin (7/9/2026).

Sebagai penerus Galaxy S25 FE, smartphone flagship "murah" ini membawa sejumlah perbedaan, mulai dari desain bodi, hingga fitur kamera berbasis kecerdasan buatan (Galaxy AI).

Dari segi bodi, perubahan yang paling terlihat adalah pada bagian belakang perangkat. 

Samsung kini menggunakan finishing glossy pada Galaxy S26 FE, berbeda dengan generasi pendahulunya, Galaxy S25 FE yang memiliki finishing doff. 

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Duo BPJS Perkuat Sinergi Pastikan Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial
BN
Duo BPJS Perkuat Sinergi Pastikan Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

Duo BPJS Perkuat Sinergi Pastikan Pekerja Terlindungi Jaminan Sosial

7 September 2026 19:54 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dalam memastikan kepatuhan pemberi kerja terhadap penyelenggaraan program jaminan sosial. Penguatan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)...

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dalam memastikan kepatuhan pemberi kerja terhadap penyelenggaraan program jaminan sosial. Penguatan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Bersama Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial di Jakarta, Senin (7/9).

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah bersama BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperkuat pengawasan kepatuhan pemberi kerja melalui Pengawasan dan Pemeriksaan Bersama. Upaya tersebut telah diperkuat melalui pertukaran data yang sudah dilakukan kedua lembaga empat kali dalam setahun.

"Pertukaran data tersebut menjadi modal penting untuk melakukan pemadanan data, memperkuat pengawasan, sekaligus

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polres Malang sita 1.770 botol miras ilegal saat Operasi Cipta Kondisi
BN
Polres Malang sita 1.770 botol miras ilegal saat Operasi Cipta Kondisi

Polres Malang sita 1.770 botol miras ilegal saat Operasi Cipta Kondisi

7 September 2026 19:54 Antara - Terkini Nasional

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Malang menyita sebanyak 1.770 botol minuman keras (miras) ilegal melalui serangkaian aktivitas razia saat Operasi Cipta Kondisi yang berjalan di 30 kecamatan, sejak 31 Agustu...

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Malang menyita sebanyak 1.770 botol minuman keras (miras) ilegal melalui serangkaian aktivitas razia saat Operasi Cipta Kondisi yang berjalan di 30 kecamatan, sejak 31 Agustus hingga 7 September 2026.

Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP M Budiono di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin, mengatakan, razia yang diselenggarakan ini menjadi upaya mencegah potensi munculnya gangguan keamanan di tingkat masyarakat akibat mengonsumsi miras.

"Operasi ini merupakan upaya preventif untuk mencegah dampak peredaran miras di masyarakat, Polres Malang menyita sebanyak 1.770 botol minuman keras ilegal," kata Budiono.

Dia menjelaskan, sasaran penindakan ini mengacu pada hasil

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penerbangan di Lampung masih terdampak erupsi Krakatau
BN
Penerbangan di Lampung masih terdampak erupsi Krakatau

Penerbangan di Lampung masih terdampak erupsi Krakatau

7 September 2026 19:53 Antara - Terkini Nasional

Bandarlampung (ANTARA) - Penerbangan di Bandara Radin Inten II Lampung masih mengalami pembatalan akibat adanya abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). "Sehubungan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdam...

Bandarlampung (ANTARA) - Penerbangan di Bandara Radin Inten II Lampung masih mengalami pembatalan akibat adanya abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Sehubungan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada sebaran abu vulkanik di jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Radin Inten II pada hari ini sampai dengan pukul 18.00 WIB, terdapat 29 penerbangan mengalami pembatalan," ujar General Manager Bandara Internasional Radin Inten II Kiki Eprina Arieanti berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan adapun pembatalan penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Radin Inten II hari ini yakni berasal dari penerbangan maskapai Citilink Indonesia 905 rute dari

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wawalkot Bogor Marah hingga Lempar Helm ke Pria Kencing Sembarangan di Alun-alun
BN
Wawalkot Bogor Marah hingga Lempar Helm ke Pria Kencing Sembarangan di Alun-alun

Wawalkot Bogor Marah hingga Lempar Helm ke Pria Kencing Sembarangan di Alun-alun

7 September 2026 19:52 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memarahi pria yang kedapatan sedang buang air kecil (BAK) atau kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor, Jawa Barat. Jenal kesal hingga melempar helm ke kaki pria tersebut. Momen Jenal menegu...

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memarahi pria yang kedapatan sedang buang air kecil (BAK) atau kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor, Jawa Barat. Jenal kesal hingga melempar helm ke kaki pria tersebut.

Momen Jenal menegur pria kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor itu diunggah di akun Instagram pribadinya. Awalnya, Jenal yang didampingi petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan personel damkar Kota Bogor tengah menyemprot pedestrian alun-alun yang kotor dan berdebu.

Kemudian tiba-tiba Jenal berjalan tergesa-gesa sambil menunjuk ke arah pria yang berdiri di pojok taman. Ternyata pria bertopi putih tersebut sedang buang air kecil.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Viral Air Laut Surut di Pesisir Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan BMKG
BN
Viral Air Laut Surut di Pesisir Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan BMKG

Viral Air Laut Surut di Pesisir Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan BMKG

7 September 2026 19:52 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Video yang memperlihatkan air laut surut di pesisir dekat Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, viral di media sosial. BMKG menjelaskan surutnya air laut tersebut tak berarti tanda tsunami datang. Dilihat detikcom, Senin (7/9/2026),...

Video yang memperlihatkan air laut surut di pesisir dekat Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, viral di media sosial. BMKG menjelaskan surutnya air laut tersebut tak berarti tanda tsunami datang.

Dilihat detikcom, Senin (7/9/2026), akun Threads @topan_desmon membagikan video kondisi pesisir yang disebut dekat Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9). Pesisir tersebut terlihat surut hingga seperti area pantai.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polisi buru rekan residivis jambret WNA India di Menteng
BN
Polisi buru rekan residivis jambret WNA India di Menteng

Polisi buru rekan residivis jambret WNA India di Menteng

7 September 2026 19:51 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Pusat memburu RK yang diduga terlibat dalam penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) asal India di Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, bersama NJ yang telah ditangkap, pada Mingg...

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Pusat memburu RK yang diduga terlibat dalam penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) asal India di Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, bersama NJ yang telah ditangkap, pada Minggu (6/9).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Sang Ngurah Wiratama mengatakan RK diduga berperan sebagai orang yang merampas telepon seluler korban, sedangkan NJ mengendarai sepeda motor saat keduanya beraksi.

“Yang merampas dari tangan korban yaitu inisial RK dan NJ ini yang menggunakan (mengendarai) sepeda motor. Mereka berdua memang sudah beroperasi berulang kali,” kata Wiratama di Jakarta, Senin.

Penyidik telah mengidentifikasi keberadaan RK dan masih melakukan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Desil Penerima Berubah, Mensos Pastikan Bansos Tak Langsung Diputus
BN
Desil Penerima Berubah, Mensos Pastikan Bansos Tak Langsung Diputus

Desil Penerima Berubah, Mensos Pastikan Bansos Tak Langsung Diputus

7 September 2026 19:50 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan perubahan data penerima bantuan sosial tidak serta-merta membuat bantuan dihentikan. Menteri Sosial Saiffullah Yusuf menegaskan, pemutakhiran dan verifikasi data akan dilakukan secar...

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan perubahan data penerima bantuan sosial tidak serta-merta membuat bantuan dihentikan. Menteri Sosial Saiffullah Yusuf menegaskan, pemutakhiran dan verifikasi data akan dilakukan secara berkala, untuk memastikan bantuan tetap diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia (Senin, 07/09/2026) berikut ini.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ateng Sutisna Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau
BN
Ateng Sutisna Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau

7 September 2026 19:49 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mendesak pemerintah memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level III atau Siaga. Menurutnya, meluasnya sebaran abu...

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mendesak pemerintah memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level III atau Siaga. Menurutnya, meluasnya sebaran abu vulkanik dan dampaknya terhadap penerbangan menjadi peringatan bagi pemerintah untuk memastikan seluruh sistem penanganan bencana siap menghadapi kemungkinan eskalasi.

Demikian hal ini disampaikan melalui rilis kepada Parlementaria di Jakarta, hari ini. Gunung Anak Krakatau hingga 6 September 2026 masih berstatus Level III atau Siaga. Badan Geologi mencatat episode erupsi menerus mulai terjadi pada Jumat (4/9/2026) lalu pukul 23.07 WIB, disertai aktivitas menyerupai lava fountain, aliran lava, serta suara gemuruh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mendes Bocorkan Fakta Mencengangkan soal Lahan Kuburan hingga Penegak Hukum di Desa: Saya Kira Ini Menyedihkan
BN
Mendes Bocorkan Fakta Mencengangkan soal Lahan Kuburan hingga Penegak Hukum di Desa: Saya Kira Ini Menyedihkan

Mendes Bocorkan Fakta Mencengangkan soal Lahan Kuburan hingga Penegak Hukum di Desa: Saya Kira Ini Menyedihkan

7 September 2026 19:48 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bocorkan terkait fakta mencengankan soal lahan kuburan di desa hingga singgung penegak hukum. Hal ini diungkapkan Yandri dalam rap...

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bocorkan terkait fakta mencengankan soal lahan kuburan di desa hingga singgung penegak hukum.

Hal ini diungkapkan Yandri dalam rapat dengan Baleg DPR membahas masukan RUU Pengaturan Reforma Agraria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Awalnya, ia mengungkap persoalan yang dihadapi sejumlah desa yang berada di dalam atau berbatasan dengan kawasan hutan. Salah satunya, terdapat desa yang tidak memiliki lahan untuk pemakaman.

Warga desa tersebut bahkan harus berhadapan dengan aparat penegak hukum karena membuat pemakaman di lahan yang masuk kawasan hutan.

“Bahkan ada desa yang tidak punya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BNPB Ungkap Pembakaran Karhutla Dibayar Rp 500.000
BN
BNPB Ungkap Pembakaran Karhutla Dibayar Rp 500.000

BNPB Ungkap Pembakaran Karhutla Dibayar Rp 500.000

7 September 2026 19:48 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap adanya praktik pembakaran hutan dan lahan secara sengaja yang diduga menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah da...

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap adanya praktik pembakaran hutan dan lahan secara sengaja yang diduga menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah. Salah satunya dengan dibayar Rp 500.000.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, salah satu temuan terjadi di wilayah Jambi. Petugas menangkap pelaku pembakaran yang disebut mendapatkan upah untuk menjalankan aksinya.

Pembakaran tersebut terjadi di Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk korek api dan uang imbalan sebesar Rp 500.000 yang diduga diberikan kepada pelaku.

"Memang di lapangan betul sekali ada upaya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Milad ke-61 Muhaka, Meneguhkan Ikhtiar Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
BN
Milad ke-61 Muhaka, Meneguhkan Ikhtiar Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Milad ke-61 Muhaka, Meneguhkan Ikhtiar Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

7 September 2026 19:48 IBTimes.id Pendidikan

IBTimes.ID – Perjalanan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari usia dan lamanya berdiri, tetapi juga dari komitmen yang terus dijaga dalam mendidik generasi. Memasuki usia ke-61 tahun, Milad Muhaka menjadi momentum bagi SMP Muhamm...

IBTimes.ID – Perjalanan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari usia dan lamanya berdiri, tetapi juga dari komitmen yang terus dijaga dalam mendidik generasi. Memasuki usia ke-61 tahun, Milad Muhaka menjadi momentum bagi SMP Muhammadiyah 2 Kalasan untuk meneguhkan kembali ikhtiarnya dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi.

Puncak Semarak Milad Muhaka ke-61 digelar melalui Pengajian Akbar di Lapangan Bayen, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Ahad (6/9/2026). Mengusung tema “Mewujudkan Generasi MULIA yang Berilmu, Berakhlak, dan Berprestasi”, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang sekolah sekaligus penegasan arah pendidikan yang akan terus dikembangkan.

Rangkaian Milad Muhaka telah dimulai sejak 3 Agustus

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 150 151 152 153 154 ... 900 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 37

YPWIK@2026