Kurator Berita YPWIK 6 September 2026 06:03 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 586 Pendidikan 371 Tekno 615 Olahraga 1261 Ekonomi 3521 Kesehatan 431 Nasional 4346 Berita Daerah 430 Gaya Hidup 54 Luar Negeri 705 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah dicecar 50 pertanyaan
BN
Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah dicecar 50 pertanyaan

Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah dicecar 50 pertanyaan

3 September 2026 23:29 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dicecar 50 pertanyaan oleh penyidik Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pida...

Jakarta (ANTARA) - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dicecar 50 pertanyaan oleh penyidik Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Pak FA sangat kooperatif dan menjawab seluruh pertanyaan dan menjelaskan apa yang ditanya oleh penyidik. Ada sekitar 50 pertanyaan yang dijawab sebaik-baiknya oleh Pak FA,” kata Kuasa Hukum Febrie, Febri Diansyah, di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, apabila penyidik masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, Febrie bersedia untuk kembali diperiksa, baik sebagai saksi ataupun tersangka, serta tetap berkomitmen menghormati proses hukum.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Komisi IX sepakati usulan tambahan anggaran untuk alat kontrasepsi
BN
Komisi IX sepakati usulan tambahan anggaran untuk alat kontrasepsi

Komisi IX sepakati usulan tambahan anggaran untuk alat kontrasepsi

3 September 2026 23:26 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Komisi IX DPR RI bersepakat dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN RI terkait usulan tambahan anggaran tahun anggaran 2027 sebesar Rp500 miliar yang dialokasikan untuk pe...

Jakarta (ANTARA) - Komisi IX DPR RI bersepakat dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN RI terkait usulan tambahan anggaran tahun anggaran 2027 sebesar Rp500 miliar yang dialokasikan untuk pengadaan alat obat kontrasepsi (alokon).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris dalam rapat kerja bersama Kemendukbangga di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis mengatakan pengadaan alokon menjadi penting karena terkait dengan pengendalian kependudukan yang perlu menjadi perhatian pemerintah untuk memastikan struktur penduduk tetap sehat.

Ia juga mengingatkan bonus demografi tidak otomatis menjadi keuntungan apabila peningkatan jumlah penduduk usia produktif tidak diiringi penciptaan manusia dan lapangan kerja yang produktif.

“Kita memiliki angkatan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Menhut: Kalau Tak Ada Penegakan Hukum Kuat, Orang Seenaknya Bakar Lahan
BN
Menhut: Kalau Tak Ada Penegakan Hukum Kuat, Orang Seenaknya Bakar Lahan

Menhut: Kalau Tak Ada Penegakan Hukum Kuat, Orang Seenaknya Bakar Lahan

3 September 2026 23:25 Kompas - Nasional Nasional

KUBU RAYA, KOMPAS.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya penegakan hukum yang kuat dalam penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurut Raja, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas agar tidak lagi ada oknum yang semena-mena membakar lahan dan hutan. "Kita mendengar ya perintah Bapak Presiden sen...

KUBU RAYA, KOMPAS.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya penegakan hukum yang kuat dalam penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Raja, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas agar tidak lagi ada oknum yang semena-mena membakar lahan dan hutan.

"Kita mendengar ya perintah Bapak Presiden sendiri bahwa hukum harus ditegakkan karena sekali lagi, kalau tidak ada penegakan hukum yang kuat, orang merasa seenaknya saja membakar lahan baik itu yang kecil ya maupun korporasi ya," kata Raja usai meninjau titik karhutla di Desa Kuala Dua, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026).

Oleh karena

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan
BN
Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan

Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan

3 September 2026 23:25 MetroTVNews - Nasional Nasional

Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan. Berita MetroTVNews kategori Nasional. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan. Berita MetroTVNews kategori Nasional. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jalan Bijak Menuju Indonesia Emas 2045
BN
Jalan Bijak Menuju Indonesia Emas 2045

Jalan Bijak Menuju Indonesia Emas 2045

3 September 2026 23:22 Republika - Nasional Nasional

Oleh: Dr H Serian Wijatno S E, MM, MH, pengamat sosial kemasyarakatan. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Menyongsong Indonesia Emas 2045 yang tinggal kurang lebih 19 tahun lagi, kita berdiri di persimpangan harapan dan tantangan. Di satu s...

Oleh: Dr H Serian Wijatno S E, MM, MH, pengamat sosial kemasyarakatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Menyongsong Indonesia Emas 2045 yang tinggal kurang lebih 19 tahun lagi, kita berdiri di persimpangan harapan dan tantangan.

Di satu sisi, mimpi menjadi negara maju, berdaulat, dan sejahtera semakin dekat.

Di sisi lain, problematika yang kita hadapi justru semakin kompleks baik di bidang perekonomian, kesenjangan sosial, pendidikan yang harus merata, hingga ketenagakerjaan yang perlu diperluas.

Kita awali dengan contoh eksistensi Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) mikro yang bertumbuh pesat. Tapi pertumbuhannya bukan karena peluang, melainkan karena keterpaksaan — bertahan hidup di tengah ketatnya persaingan dan minimnya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pertama dalam Sejarah Medis, Dokter Gunakan AI Saat Operasi Otak
BN
Pertama dalam Sejarah Medis, Dokter Gunakan AI Saat Operasi Otak

Pertama dalam Sejarah Medis, Dokter Gunakan AI Saat Operasi Otak

3 September 2026 23:21 Kompas - Internasional Nasional

KOMPAS.com - Pasien pertama di dunia yang mengalami operasi otak dengan bantuan akal imitasi (AI) telah berhasil menjalani pengangkatan tumor. Rhys Hibbert, seorang ayah dengan dua anak dari Inggris, bisa kehilangan penglihatannya tanpa operasi tersebut, kata para ahli bedah di University College London Hospital. Perangkat AI kemudian menganalisis tayangan v...

KOMPAS.com - Pasien pertama di dunia yang mengalami operasi otak dengan bantuan akal imitasi (AI) telah berhasil menjalani pengangkatan tumor.

Rhys Hibbert, seorang ayah dengan dua anak dari Inggris, bisa kehilangan penglihatannya tanpa operasi tersebut, kata para ahli bedah di University College London Hospital.

Perangkat AI kemudian menganalisis tayangan video operasi saat berlangsung dan memberi saran kepada para ahli bedah mengenai cara menghindari pembuluh darah serta saraf penting yang tersembunyi di otak.

Hal itu memungkinkan para dokter mengangkat tumor sebanyak mungkin dengan aman.

"Dari sudut pandang keselamatan pasien, saya benar-benar bisa melihat manfaatnya. Tidak ada rambu jalan di dalam kepala

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kuasa Hukum Bantah Febrie Adriansyah Terima Uang Rp 40 M dari Tan Kian
BN
Kuasa Hukum Bantah Febrie Adriansyah Terima Uang Rp 40 M dari Tan Kian

Kuasa Hukum Bantah Febrie Adriansyah Terima Uang Rp 40 M dari Tan Kian

3 September 2026 23:19 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, membantah bahwa kliennya menerima uang senilai Rp 40 miliar dari penguasa properti Tan Kian. Menurut Febri, informasi mengenai dugaan penerimaan uang tersebut merupakan kekeliruan yang muncul karena pertimbangan hakim dalam putusan praperadilan Nomor 134 dikutip secara tida...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, membantah bahwa kliennya menerima uang senilai Rp 40 miliar dari penguasa properti Tan Kian.

Menurut Febri, informasi mengenai dugaan penerimaan uang tersebut merupakan kekeliruan yang muncul karena pertimbangan hakim dalam putusan praperadilan Nomor 134 dikutip secara tidak utuh.

“Persoalan disinformasi ini, kami menyebutnya kekeliruan informasi ini, itu dimulai dari ketika pertimbangan hakim praperadilan itu diambil sebagian saja,” ujar Febri saat ditemui di Kejagung pada Kamis (3/9/2026).

“Jadi seolah-olah bahwa tidak benar ada pemberian uang Rp 40 miliar dari Tan Kian kepada Pak FA. Itu dulu yang kami tegaskan,” tambah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Diperiksa Kejagung 10 Jam, Febrie Dicecar 50 Pertanyaan
BN
Diperiksa Kejagung 10 Jam, Febrie Dicecar 50 Pertanyaan

Diperiksa Kejagung 10 Jam, Febrie Dicecar 50 Pertanyaan

3 September 2026 23:19 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah (FA) rampung diperiksa penyidik Tim Sembilan Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis (3/9/2026). Pemeriksaan kali ini terkait dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU...

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah (FA) rampung diperiksa penyidik Tim Sembilan Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis (3/9/2026). Pemeriksaan kali ini terkait dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Febrie diketahui tiba di kantor Kejagung, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan sekitar pukul 11.00 WIB dan rampung sekitar pukul 20.55 WIB. Pemeriksaan berlangsung kurang lebih 10 jam.

Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah menyampaikan sejatinya kliennya menerima surat panggilan sebagai saksi. Namun, Febrie nyatanya diperiksa sebagai tersangka dalam kesempatan kali ini. Meski demikian, dia menegaskan kliennya tetap kooperatif.

"Pak FA sangat kooperatif dan menjawab seluruh pertanyaan dan menjelaskan apa yang ditanya oleh penyidik.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Menko Pangan Serahkan Bantuan Beras ke Ojol dan Anak Yatim di Ambon
BN
Menko Pangan Serahkan Bantuan Beras ke Ojol dan Anak Yatim di Ambon

Menko Pangan Serahkan Bantuan Beras ke Ojol dan Anak Yatim di Ambon

3 September 2026 23:16 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), turun langsung meninjau proses penyaluran Bantuan Pangan di Desa Wayame, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan program bantuan p...

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), turun langsung meninjau proses penyaluran Bantuan Pangan di Desa Wayame, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan program bantuan pemerintah terdistribusi secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu kepada masyarakat yang berhak.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan mengawasi secara cermat alur pembagian beras. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga penerima manfaat yang terlewat atau mengalami kendala teknis.

"Yang paling penting bantuan ini sampai kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Kalau ada yang belum menerima atau ada persoalan dalam penyalurannya, segera disampaikan agar bisa kita selesaikan," ujar Zulhas dalam

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
100 Pelajar SD-SMA di Nganjuk Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG
BN
100 Pelajar SD-SMA di Nganjuk Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

100 Pelajar SD-SMA di Nganjuk Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

3 September 2026 23:15 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Sebanyak 100 pelajar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dibagikan pada Rabu (2/9). Peristiwa itu bermula saat makanan MBG tiba di SMAN 3 Nganjuk, sekitar p...

Sebanyak 100 pelajar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dibagikan pada Rabu (2/9).

Peristiwa itu bermula saat makanan MBG tiba di SMAN 3 Nganjuk, sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (2/9). Para siswa kemudian menyantapnya secara bersama-sama pukul 10.00 WIB.

MBG yang disajikan itu dimasak oleh SPPG Begadung 2. Menunya berupa nasi goreng, ayam suwir, telur dadar iris, tahu bulat, acar dengan isian timun dan wortel serta semangka.

Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak membenarkan adanya peristiwa itu. Kini pihaknya juga telah fokus melakukan penanganan.

"Nganjuk

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita dengan Jasad yang Terbakar dalam Pos Ronda di Demak
BN
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita dengan Jasad yang Terbakar dalam Pos Ronda di Demak

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita dengan Jasad yang Terbakar dalam Pos Ronda di Demak

3 September 2026 23:13 TVOneNews Nasional

Semarang, tvOnenews.com - Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah dan Polres Demak menangkap BI (52), tersangka pembunuhan perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terbakar di sebuah pos ronda d...

Semarang, tvOnenews.com - Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah dan Polres Demak menangkap BI (52), tersangka pembunuhan perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terbakar di sebuah pos ronda di Kabupaten Demak pada pada Selasa (1/9) lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Anwar Nasir mengatakan, tersangka ditangkap di sebuah rumah di wilayah Mangkang, Kota Semarang.

BI ditangkap pada Kamis dini hari setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan jasad perempuan di sebuah pos ronda di Desa Kebonagung, Kabupaten Demak.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan sebuah palu yang diduga digunakan dalam pembunuhan.

Anwar

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pokir disorot KPK, Gubernur NTB minta hibah tak lagi berupa uang
BN
Pokir disorot KPK, Gubernur NTB minta hibah tak lagi berupa uang

Pokir disorot KPK, Gubernur NTB minta hibah tak lagi berupa uang

3 September 2026 23:13 Antara - Terkini Nasional

Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meminta hibah berupa uang melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD ditiadakan dan diganti dalam bentuk program. "Memang ada sorotan mengenai pokir, salah satunya j...

Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meminta hibah berupa uang melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD ditiadakan dan diganti dalam bentuk program.

"Memang ada sorotan mengenai pokir, salah satunya jangan ada hibah dalam bentuk uang di pokir. Itu menjadi salah satu catatan penting. Jadi, hibahnya dalam bentuk program," ujar Iqbal usai rapat koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah bersama KPK di Mataram, Kamis.

Iqbal mengatakan perhatian KPK terhadap NTB harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat perbaikan tata kelola pemerintahan. Ia berharap kejadian operasi tangkap tangan (OTT) yang pernah terjadi menjadi yang terakhir

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 121 122 123 124 125 ... 363 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 6

YPWIK@2026