Hadapi Bencana, Jepang Perluas Penggunaan Bahasa Sederhana bagi Warga Asing
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Pemerintah daerah dan berbagai lembaga di Jepang semakin aktif menggunakan yasashii nihongo atau Bahasa Jepang Sederhana untuk menyampaikan inf...
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Pemerintah daerah dan berbagai lembaga di Jepang semakin aktif menggunakan yasashii nihongo atau Bahasa Jepang Sederhana untuk menyampaikan informasi kebencanaan kepada warga asing.
Upaya tersebut kembali mendapat perhatian bertepatan dengan peringatan Hari Pencegahan Bencana Jepang pada Selasa, 1 September 2026.
Bahasa Jepang Sederhana juga dimanfaatkan ketika gempa besar melanda Prefektur Kumamoto pada Juli lalu.
Saat itu, sejumlah perusahaan swasta di Kumamoto menggunakan kalimat-kalimat pendek dan mudah dipahami untuk menjelaskan lokasi pembagian air serta memperingatkan bahaya tidur di dalam kendaraan setelah bencana.
Menurut Tokyo Metropolitan Foundation TSUNAGARI, Bahasa Jepang Sederhana menggunakan