Banjir Bandang Mematikan di Nepal, Apakah Krisis Iklim Berperan?
Banjir bandang dan tanah longsor menyapu wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, Rabu (26/8). Hingga Sabtu (29/8) siang, 633 orang dinyatakan meninggal dan hampir 3.000 lainnya belum ditemukan. Dugaan sementara para pakar, banjir band...
Banjir bandang dan tanah longsor menyapu wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, Rabu (26/8). Hingga Sabtu (29/8) siang, 633 orang dinyatakan meninggal dan hampir 3.000 lainnya belum ditemukan.
Dugaan sementara para pakar, banjir bandang ini disebabkan oleh bongkahan besar gletser yang terlepas dan menyumbat aliran sungai untuk sementara waktu. Kondisi ini diduga menyebabkan penumpukan air yang kemudian menerjang ke arah hilir dengan tekanan sangat besar beberapa jam setelahnya.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan runtuhan gletser itu setara gempa bermagnitudo 5,2 yang mengirimkan aliran puing-puing ke arah hilir dan membawa dampak destruktif.
"Bagian bawah gletser benar-benar terlepas," kata Jakob Steiner, ilmuwan