Bertindak sebelum biaya iklim meningkat
Jakarta (ANTARA) - Perubahan iklim semakin sulit diperlakukan sebagai persoalan lingkungan yang berdiri di luar perhitungan ekonomi. Ketika kekeringan mengganggu produksi, cuaca ekstrem merusak aset dan perubahan standar emisi mem...
Jakarta (ANTARA) - Perubahan iklim semakin sulit diperlakukan sebagai persoalan lingkungan yang berdiri di luar perhitungan ekonomi.
Ketika kekeringan mengganggu produksi, cuaca ekstrem merusak aset dan perubahan standar emisi mempengaruhi akses pasar, risiko iklim mulai menentukan biaya dan daya saing.
Bagi Indonesia, persoalannya bukan sekadar berapa besar investasi yang diperlukan untuk menghadapi perubahan iklim. Pertanyaan yang lebih penting adalah berapa besar biaya yang muncul ketika investasi tersebut ditunda.
Laporan terbaru Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) memperkuat argumen itu. Setiap 1 dolar AS yang diinvestasikan untuk menangani perubahan iklim dan polusi udara secara terpadu dapat menghasilkan sekitar 15 dolar AS manfaat