Kurator Berita YPWIK 11 September 2026 06:54 WITA online: 1
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 592 Pendidikan 341 Tekno 601 Olahraga 1212 Ekonomi 3266 Kesehatan 349 Nasional 4457 Berita Daerah 212 Gaya Hidup 68 Luar Negeri 506 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Warga RI Makin Banyak Utang Pinjol, Juli Tembus Rp 105 Triliun
BN
Warga RI Makin Banyak Utang Pinjol, Juli Tembus Rp 105 Triliun

Warga RI Makin Banyak Utang Pinjol, Juli Tembus Rp 105 Triliun

7 September 2026 16:44 DetikFinance Ekonomi

Masyarakat Indonesia semakin banyak yang menggunakan layanan pinjaman daring atau pinjol. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total outstanding utang masyarakat Indonesia pada layanan Peer to Peer (P2P) Lending atau pinjaman onl...

Masyarakat Indonesia semakin banyak yang menggunakan layanan pinjaman daring atau pinjol. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total outstanding utang masyarakat Indonesia pada layanan Peer to Peer (P2P) Lending atau pinjaman online (pinjol) tercatat sudah mencapai Rp 105,63 triliun pada Juli 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman mengatakan jumlah tersebut tumbuh 24,76% secara tahunan (year-on-year/yoy).

"Pada industri pinjaman daring atau pindar, outstanding pembiayaan pada Juli 2026 tumbuh 24,76% year-on-year dengan nominal sebesar Rp 105,63 triliun," kata Agusman dalam konferensi pers RDKB Agustus secara online, Senin (7/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Badan Geologi: Peluang Anak Krakatau Meletus Lagi Masih Tinggi
BN
Badan Geologi: Peluang Anak Krakatau Meletus Lagi Masih Tinggi

Badan Geologi: Peluang Anak Krakatau Meletus Lagi Masih Tinggi

7 September 2026 16:43 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan peluang letusan Gunung Anak Krakatau masih tinggi meski erupsi menerus sudah berakhir kemarin malam. “Probabilitas untuk terjadi letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya adalah masih tinggi,” tulis Humas Sekretariat Badan Geologi dalam keterangannya di si...

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan peluang letusan Gunung Anak Krakatau masih tinggi meski erupsi menerus sudah berakhir kemarin malam.

“Probabilitas untuk terjadi letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya adalah masih tinggi,” tulis Humas Sekretariat Badan Geologi dalam keterangannya di situs resmi Badan Geologi, Senin (7/9/2026).

Bahaya dari letusan gunung di Selat Sunda itu adalah material yang terlempar ke pelbagai arah.

Bahaya lainnya adalah hujan abu hingga potensi kondisi yang ditimbulkan akibat aliran lava.

“Ancaman bahaya erupsi berasal dari lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat. Potensi ancaman bahaya lainnya berasal dari aliran

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Habib Klaim Prabowo Lebih Demokratis dari Pemerintah Sebelumnya
BN
Habib Klaim Prabowo Lebih Demokratis dari Pemerintah Sebelumnya

Habib Klaim Prabowo Lebih Demokratis dari Pemerintah Sebelumnya

7 September 2026 16:43 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengklaim pemerintahan Presiden Prabowo Subianto lebih demokratis dari pemerintahan sebelumnya. Hal itu disampaikan Habib dalam rapat audiensi lanjutan RUU Perampasan Aset di Komisi III DPR, Komp...

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengklaim pemerintahan Presiden Prabowo Subianto lebih demokratis dari pemerintahan sebelumnya.

Hal itu disampaikan Habib dalam rapat audiensi lanjutan RUU Perampasan Aset di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Senin (7/9).

"Pemerintahan Pak Prabowo saat ini dengan sebelumnya, mohon maaf, sekarang jauh lebih demokratis," kata Habib dalam rapat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu meyakini potensi RUU Perampasan Aset akan menjadi alat kekuasaan jauh lebih kecil. Menurut Habib, potensinya justru lebih besar pada era sebelumnya karena banyak yang mencurigai naskah RUU tersebut jauh lebih ekstrem.

"Ada juga yang curiga draf yang lebih ekstrem itu yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jangan Sekadar Membalas Salam, Balaslah dengan Kebaikan yang Lebih Baik
BN
Jangan Sekadar Membalas Salam, Balaslah dengan Kebaikan yang Lebih Baik

Jangan Sekadar Membalas Salam, Balaslah dengan Kebaikan yang Lebih Baik

7 September 2026 16:43 PWMU.CO Agama

وَاِذَا حُيِّيْتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوْا بِاَحْسَنَ مِنْهَآ اَوْ رُدُّوْهَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَسِيْبًا ( النساۤء : ٨٦) “Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghor...

ِنْهَآ اَوْ رُدُّوْهَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَسِيْبًا ( النساۤء : ٨٦)

“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.” (QS. An-Nisa’ ayat 86)

Apabila seorang muslim mengucapkan salam kepada kalian, maka balaslah salamnya itu dengan salam yang lebih baik darinya, atau balaslah ia dengan salam yang sama. Salam lebihan hukumnya sunat, dan salam yang semisal hukumnya fardu.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami dari Salman Al-Farisi yang menceritakan bahwa

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
IHSG Bergerak Pulih, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,14 Juta SID
BN
IHSG Bergerak Pulih, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,14 Juta SID

IHSG Bergerak Pulih, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,14 Juta SID

7 September 2026 16:43 Republika - Ekonomi Ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pasar modal domestik kian bergerak pulih, seiring dengan mengalirnya mosal asing serta peningkatan jumlah investor pasar modal. Tercatat, investor pasar modal In...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pasar modal domestik kian bergerak pulih, seiring dengan mengalirnya mosal asing serta peningkatan jumlah investor pasar modal. Tercatat, investor pasar modal Indonesia mengalami lonjakan sekitar 52 persen menjadi 31,14 juta Single Investor Identification (SID). 

“Pasar saham dalam negeri melanjutkan arah penguatan pada bulan Agustus 2026. IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan ditutup pada level 6.525,48 persen per akhir Agustus 2026, menguat 4,64 persen secara bulanan/month to month(mtm),” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Hasan Fawzi dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK Bulan Agustus 2026

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
HSG Bergerak Pulih, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,14 Juta SID
BN
HSG Bergerak Pulih, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,14 Juta SID

HSG Bergerak Pulih, Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,14 Juta SID

7 September 2026 16:43 Republika - Ekonomi Ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pasar modal domestik kian bergerak pulih, seiring dengan mengalirnya mosal asing serta peningkatan jumlah investor pasar modal. Tercatat, investor pasar modal In...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pasar modal domestik kian bergerak pulih, seiring dengan mengalirnya mosal asing serta peningkatan jumlah investor pasar modal. Tercatat, investor pasar modal Indonesia mengalami lonjakan sekitar 52 persen menjadi 31,14 juta Single Investor Identification (SID). 

“Pasar saham dalam negeri melanjutkan arah penguatan pada bulan Agustus 2026. IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan ditutup pada level 6.525,48 persen per akhir Agustus 2026, menguat 4,64 persen secara bulanan/month to month(mtm),” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Hasan Fawzi dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK Bulan Agustus 2026

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kemenag Terbitkan SE Penyesuaian Pembelajaran di Wilayah Terdampak Abu Vulkanik
BN
Kemenag Terbitkan SE Penyesuaian Pembelajaran di Wilayah Terdampak Abu Vulkanik

Kemenag Terbitkan SE Penyesuaian Pembelajaran di Wilayah Terdampak Abu Vulkanik

7 September 2026 16:43 Kemenag - Berita Nasional Agama

Jakarta (Kemenag) -- Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menerbitkan edaran terkait aktivitas pembelajaran pada lembaga pendidikan Islam berkenaan dengan erupsi beberapa gunung berapi. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE...

Jakarta (Kemenag) -- Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menerbitkan edaran terkait aktivitas pembelajaran pada lembaga pendidikan Islam berkenaan dengan erupsi beberapa gunung berapi. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran pada Raudhatul Athfal/Madrasah, Pesantren, Satuan Pendidikan Keagamaan Islam, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang Terdampak Abu Vulkanik Aktivitas Gunung Berapi.

Melalui SE ini, Satuan Pendidikan Islam diberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan jadwal, tempat, dan metode pembelajaran sesuai dengan kondisi daerah. SE tersebut ditetapkan di Jakarta pada 7 September 2026 dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno.

“Langkah yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Literasi Informasi Digital Generasi Muda di Desa Lambusa, Masih Menghadapi Hoaks | LPP RRI
BN
Literasi Informasi Digital Generasi Muda di Desa Lambusa, Masih Menghadapi Hoaks | LPP RRI

Literasi Informasi Digital Generasi Muda di Desa Lambusa, Masih Menghadapi Hoaks | LPP RRI

7 September 2026 16:43 RRI Kendari Berita Daerah

RRI.CO.ID, Kendari — Penggunaan internet dan media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda di pedesaan. Namun, kemampuan dalam memilah, memverifikasi, dan menilai kebenaran informasi digital masih menj...

RRI.CO.ID, Kendari — Penggunaan internet dan media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda di pedesaan. Namun, kemampuan dalam memilah, memverifikasi, dan menilai kebenaran informasi digital masih menjadi tantangan.

Kondisi tersebut terlihat dari pengalaman Silfi, salah satu generasi muda di Dusun 3, Desa Lambusa, yang lebih banyak memanfaatkan media sosial untuk memperoleh informasi yang sedang tren maupun viral.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan pada Minggu, 6 September 2026, Silfi mengatakan informasi yang paling sering dicari melalui internet berkaitan dengan kebutuhan pribadi, khususnya produk makeup. Selain itu, ia juga mengikuti informasi lokal melalui akun Kendari Info dan Sultra Hitz.

Dari

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Samsung boyong Galaxy S26 FE ke Indonesia, dilego mulai Rp11 jutaan
BN
Samsung boyong Galaxy S26 FE ke Indonesia, dilego mulai Rp11 jutaan

Samsung boyong Galaxy S26 FE ke Indonesia, dilego mulai Rp11 jutaan

7 September 2026 16:42 Antara - Terkini Tekno

Jakarta (ANTARA) - Samsung secara resmi memboyong Galaxy S26 FE ke pasar Indonesia dan dilego mulai dari Rp11 jutaan setelah sebelumnya ponsel ini diperkenalkan secara global pada akhir Agustus 2026. Ponsel pintar ini hadir dengan...

Jakarta (ANTARA) - Samsung secara resmi memboyong Galaxy S26 FE ke pasar Indonesia dan dilego mulai dari Rp11 jutaan setelah sebelumnya ponsel ini diperkenalkan secara global pada akhir Agustus 2026.

Ponsel pintar ini hadir dengan peningkatan dari sisi chip, fitur-fitur kamera, serta pilihan memori yang lebih banyak untuk pengguna di Indonesia.

"Kami memberikan banyak sekali update untuk mereka yang ingin ponselnya naik kelas dan ingin merasakan performa kelas flagship sesungguhnya. Dan inilah Galaxy S26 FE," kata MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan dalam acara peluncuran Galaxy S26 FE di Jakarta, Senin.

Membedah spesifikasinya, Samsung Galaxy S26

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BMKG target kurangi debu vulkanik Anak Krakatau dalam 1-2 hari
BN
BMKG target kurangi debu vulkanik Anak Krakatau dalam 1-2 hari

BMKG target kurangi debu vulkanik Anak Krakatau dalam 1-2 hari

7 September 2026 16:42 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menargetkan persoalan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dapat dikurangi dalam satu hingga dua hari melalui operasi modifikasi cuaca dari sejuml...

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menargetkan persoalan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dapat dikurangi dalam satu hingga dua hari melalui operasi modifikasi cuaca dari sejumlah wilayah.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto mengatakan operasi tersebut menggunakan dua metode yang disesuaikan dengan kondisi awan di atmosfer untuk mempercepat penurunan debu vulkanik.

“Dengan adanya dua metode ini, harapannya dalam 1-2 hari ke depan, ini soal debu vulkanik Gunung Anak Krakatau bisa kita selesaikan dengan catatan tidak ada letusan-letusan baru yang menyemprotkan,” kata Seto usai konferensi pers rapat koordinasi pemerintah dengan para pemegang Hak Guna

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Mendes: Ada Warga Ditangkap karena Bikin Kuburan di Hutan, padahal Desa Tak Punya Lahan
BN
Mendes: Ada Warga Ditangkap karena Bikin Kuburan di Hutan, padahal Desa Tak Punya Lahan

Mendes: Ada Warga Ditangkap karena Bikin Kuburan di Hutan, padahal Desa Tak Punya Lahan

7 September 2026 16:42 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengungkap adanya warga desa yang ditangkap karena membuat kuburan di kawasan hutan. Yandri mengatakan, warga tersebut terpaksa membuat kuburan di kawasan hutan karena desanya tidak memiliki lahan untuk pemakaman. "Bahkan ada desa yang tidak punya tanah kuburan, Pak Ketua. Me...

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengungkap adanya warga desa yang ditangkap karena membuat kuburan di kawasan hutan.

Yandri mengatakan, warga tersebut terpaksa membuat kuburan di kawasan hutan karena desanya tidak memiliki lahan untuk pemakaman.

"Bahkan ada desa yang tidak punya tanah kuburan, Pak Ketua. Mereka bikin kuburan di kawasan hutan, ya mereka ditangkap. Saya kira ini menyedihkan bagi kita," ujar Yandri dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria di Baleg DPR RI, Senin (7/9/2026).

Menurut Yandri, persoalan tersebut menunjukkan masih adanya ketidakpastian hukum yang dihadapi masyarakat desa, khususnya mereka

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Humas Polri Imbau Cegah Karhutla saat Kemarau | LPP RRI
BN
Humas Polri Imbau Cegah Karhutla saat Kemarau | LPP RRI

Humas Polri Imbau Cegah Karhutla saat Kemarau | LPP RRI

7 September 2026 16:42 RRI Kendari Nasional

RRI.CO.ID, Kendari – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui akun media sosial resmi Humas Polri mengimbau masyarakat untuk waspada dan turut serta mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjelang puncak musim kemarau...

RRI.CO.ID, Kendari – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui akun media sosial resmi Humas Polri mengimbau masyarakat untuk waspada dan turut serta mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjelang puncak musim kemarau. Risiko kebakaran meningkat signifikan akibat cuaca kering, di mana satu percikan api kecil saja dapat memicu bencana lingkungan yang luas.Dalam info yang diterbitkan Humas Polri, Sabtu, 5 September 2026 berjudul "Cara Sederhana Cegah Karhutla Saat Musim Kemarau", Polri menekankan bahwa karhutla bukan hanya merusak alam, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dan masa depan generasi berikutnya. Oleh karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan langkah-langkah sederhana namun krusial.Berikut adalah

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 692 693 694 695 696 ... 967 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 41

YPWIK@2026