Lava, lahar, dan awan panas: Ini perbedaan dan bahayanya
Jakarta (ANTARA) - Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menjadi perhatian setelah mengalami erupsi menerus selama sekitar 25 jam pada 4-6 September 2026. Setelah episode tersebut berakhir, gunung api masih mengala...
Jakarta (ANTARA) - Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menjadi perhatian setelah mengalami erupsi menerus selama sekitar 25 jam pada 4-6 September 2026. Setelah episode tersebut berakhir, gunung api masih mengalami erupsi Strombolian dan tingkat aktivitasnya tetap berada pada Level III atau Siaga. Badan Geologi juga masih mengingatkan adanya potensi bahaya berupa awan panas, lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu lebat.
Istilah lava, lahar, dan awan panas cukup sering muncul ketika membahas erupsi gunung api. Ketiganya sama-sama berkaitan dengan aktivitas vulkanik, tetapi sebenarnya merupakan fenomena yang berbeda.
Perbedaannya tidak hanya terletak pada bentuk materialnya, tetapi juga bagaimana