Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ingin mengulik potensi kekurangan pembayaran pajak oleh perusahaan dengan memanfaatkan data perdagangan yang tersimpan dalam sistem Indonesia National Single Window (INSW).
Purbaya mendorong pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan big data untuk menghitung potensi kewajiban penerimaan negara setiap perusahaan.
Data tersebut nantinya dapat dibandingkan dengan berbagai dokumen perpajakan dan pembayaran perusahaan, sehingga pemerintah bisa mendeteksi jika terdapat selisih antara kewajiban yang seharusnya dibayar dengan yang dilaporkan.
"Untuk