Kurator Berita YPWIK 1 September 2026 04:26 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 847 Pendidikan 417 Tekno 581 Olahraga 1440 Ekonomi 2999 Kesehatan 432 Nasional 4653 Berita Daerah 665 Gaya Hidup 64 Luar Negeri 731 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Cegah Keracunan MBG, BGN Minta Sensor Uap BRIN Diproduksi Massal
BN
Cegah Keracunan MBG, BGN Minta Sensor Uap BRIN Diproduksi Massal

Cegah Keracunan MBG, BGN Minta Sensor Uap BRIN Diproduksi Massal

27 Agustus 2026 08:22 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Bergizi Nasional (BGN) meminta agar sensor uap dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mendeteksi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang beracun segera diproduksi secara massal. Kepala BGN Sudaryono bilang, BRIN baru mempresentasikan prototype atau model awal rancangan teknologi sensor itu. "Kami challenge kemarin kalau engg...

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Bergizi Nasional (BGN) meminta agar sensor uap dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mendeteksi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang beracun segera diproduksi secara massal.

Kepala BGN Sudaryono bilang, BRIN baru mempresentasikan prototype atau model awal rancangan teknologi sensor itu.

"Kami challenge kemarin kalau enggak salah beberapa hari yang lalu waktu presentasi ke saya, mereka butuh mungkin butuh beberapa waktu gitu untuk supaya prototype, itu kan yang disampaikan prototype, itu bagaimana caranya supaya bisa diproduksi massal," ucap Kepala BGN Sudaryono dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta Pusat, Rabu

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Harga Emas Dunia Tertekan Data Inflasi AS, Investor Tunggu Langkah The Fed
BN
Harga Emas Dunia Tertekan Data Inflasi AS, Investor Tunggu Langkah The Fed

Harga Emas Dunia Tertekan Data Inflasi AS, Investor Tunggu Langkah The Fed

27 Agustus 2026 08:20 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia memperpanjang penurunannya pada perdagangan Rabu setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) sebagian besar sesuai dengan ekspektasi pasar. Data tersebut mendorong meningkatnya spekulasi bahw...

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia memperpanjang penurunannya pada perdagangan Rabu setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) sebagian besar sesuai dengan ekspektasi pasar.

Data tersebut mendorong meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada bulan depan. Di sisi lain, investor juga menanti pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang dijadwalkan disampaikan pekan ini.

Mengutip  CNBC, Kamis (27/8/2026), harga emas spot turun 1,4% menjadi US$ 4.592,97 per troy ounce. Padahal, pada perdagangan Selasa, harga emas sempat menyentuh level tertinggi sejak 14 Mei.

Sementara itu, harga emas berjangka AS melemah 0,9% dan ditutup pada level US$ 4.653,30 per

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Didemo Aktivasi Dapur oleh Mitra SPPG, BGN: Sudah Antre Ini
BN
Didemo Aktivasi Dapur oleh Mitra SPPG, BGN: Sudah Antre Ini

Didemo Aktivasi Dapur oleh Mitra SPPG, BGN: Sudah Antre Ini

27 Agustus 2026 08:20 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Sudaryono mengaku banyak sekolah di berbagai daerah mengirim permohonan kepadanya untuk bisa mendapatkan MBG (Makan Bergizi Gratis). BGN menerima segala permohonan lalu menyisir daerah mana yang dinilai benar-benar membutuhkan MBG. "Ada yang kirim surat ke saya, kepala sekolahnya, ada siswanya, orangtuan...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Sudaryono mengaku banyak sekolah di berbagai daerah mengirim permohonan kepadanya untuk bisa mendapatkan MBG (Makan Bergizi Gratis).

BGN menerima segala permohonan lalu menyisir daerah mana yang dinilai benar-benar membutuhkan MBG.

"Ada yang kirim surat ke saya, kepala sekolahnya, ada siswanya, orangtuanya kirim surat ke saya, kirim email ke saya, WA ke saya, telepon saya. Nah, ini semua kita terima kemudian kita aktivasi juga di daerah-daerah yang memang membutuhkan tadi," jelas Sudaryono dikutip dari Kompas.com, Rabu (26/8/2026).

Untuk saat ini, pihaknya memprioritaskan MBG di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T).

Dirinya mengaku didemo oleh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kunjungi TASPEN, Pengelola Dana Pensiun Timor-Leste Pelajari Transformasi Layanan Pensiun
BN
Kunjungi TASPEN, Pengelola Dana Pensiun Timor-Leste Pelajari Transformasi Layanan Pensiun

Kunjungi TASPEN, Pengelola Dana Pensiun Timor-Leste Pelajari Transformasi Layanan Pensiun

27 Agustus 2026 08:17 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - PT TASPEN (Persero) menerima kunjungan Commissioner of the Civil Service Commission Timor-Leste, Jorge Paiva Araújo, bersama tim di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta, Senin (24/8/2026). Delegasi tersebut disambu...

Liputan6.com, Jakarta - PT TASPEN (Persero) menerima kunjungan Commissioner of the Civil Service Commission Timor-Leste, Jorge Paiva Araújo, bersama tim di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta, Senin (24/8/2026). Delegasi tersebut disambut Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, Ibnu Hasyim.

Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pembayaran dan manfaat pensiun bagi aparatur sipil negara. Pembahasan turut mencakup transformasi digital, reformasi sistem pensiun, hingga upaya meningkatkan kualitas layanan.

Pengalaman TASPEN dalam menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi juga menjadi referensi untuk pengembangan layanan pensiun yang sesuai dengan kebutuhan aparatur sipil dan pensiunan di Timor-Leste.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyambut positif

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ekspor LNG Qatar Anjlok 96 Persen, Kehilangan Rp 425 Triliun
BN
Ekspor LNG Qatar Anjlok 96 Persen, Kehilangan Rp 425 Triliun

Ekspor LNG Qatar Anjlok 96 Persen, Kehilangan Rp 425 Triliun

27 Agustus 2026 08:17 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gangguan di Selat Hormuz memberikan pukulan besar terhadap industri gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) Qatar. Mengutip Reuters, Kamis (27/8/2026), dalam enam bulan sejak perang Iran mengganggu jalur pelayaran tersebut, ekspor LNG Qatar anjlok hingga 96 persen. Penurunan ekspor tersebut membuat Qatar kehilangan penjualan seki...

JAKARTA, KOMPAS.com - Gangguan di Selat Hormuz memberikan pukulan besar terhadap industri gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) Qatar.

Mengutip Reuters, Kamis (27/8/2026), dalam enam bulan sejak perang Iran mengganggu jalur pelayaran tersebut, ekspor LNG Qatar anjlok hingga 96 persen.

Penurunan ekspor tersebut membuat Qatar kehilangan penjualan sekitar 24 miliar dollar AS atau setara Rp 425,5 triliun, dengan asumsi kurs Rp 17.729 per dollar AS.

Qatar merupakan negara eksportir LNG terbesar kedua di dunia. Namun, sejak konflik di kawasan Timur Tengah mengganggu lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz, kemampuan negara tersebut untuk mengirimkan LNG ke pasar global merosot

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Garuda Ubah Aturan Bagasi per 1 September, Tak Bisa Lagi Gabung Berat
BN
Garuda Ubah Aturan Bagasi per 1 September, Tak Bisa Lagi Gabung Berat

Garuda Ubah Aturan Bagasi per 1 September, Tak Bisa Lagi Gabung Berat

27 Agustus 2026 08:16 CNN Indonesia - Ekonomi Ekonomi

Maskapai Garuda Indonesia menjelaskan mengenai perubahan ketentuan bagasi dengan skema berbasis jumlah koper (koli) atau Piece Concept, bukan lagi gabungan berat total bawaan. Aturan ini berlaku mulai 1 September 2026. Direktur Tr...

Maskapai Garuda Indonesia menjelaskan mengenai perubahan ketentuan bagasi dengan skema berbasis jumlah koper (koli) atau Piece Concept, bukan lagi gabungan berat total bawaan. Aturan ini berlaku mulai 1 September 2026.

Direktur Transformasi Garuda Indonesia Neil Raymond Mills mengatakan penerapan Piece Concept diharapkan dapat membantu pelanggan memahami kapasitas bagasi dengan lebih jelas sejak merencanakan perjalanan.

"Yang ingin kami dorong adalah agar pelanggan memiliki informasi yang semakin jelas sejak merencanakan perjalanan berapa jumlah bagasi yang dapat dibawa dan berapa batas berat setiap bagasi," ujar Neil dalam keterangan resmi, Rabu (26/8).

Penumpang disarankan tidak hanya memperhatikan total berat barang bawaan, tetapi juga memperhatikan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
10 Saham yang Diborong Asing Saat IHSG Anjlok 1,48 Persen
BN
10 Saham yang Diborong Asing Saat IHSG Anjlok 1,48 Persen

10 Saham yang Diborong Asing Saat IHSG Anjlok 1,48 Persen

27 Agustus 2026 08:07 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (26/8/2026), meski investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih atau net buy di pasar saham domestik. Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berakhir di level 6.405,69. Posisi tersebut turun 95,98 poin atau 1,48 persen dibandingkan penutupan perda...

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (26/8/2026), meski investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih atau net buy di pasar saham domestik.

Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berakhir di level 6.405,69. Posisi tersebut turun 95,98 poin atau 1,48 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.501,67.

Tekanan terhadap IHSG sudah terlihat sejak awal perdagangan. IHSG dibuka di level 6.507,14, lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan sebelumnya, tetapi kemudian berbalik melemah hingga akhir sesi.

Di tengah tekanan pasar, investor asing justru membukukan net buy sebesar Rp 1,37 triliun. Kondisi ini menjadi kontras

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Daftar Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Terbaru di Seluruh Indonesia
BN
Daftar Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Terbaru di Seluruh Indonesia

Daftar Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Terbaru di Seluruh Indonesia

27 Agustus 2026 08:05 Kompas - Money Ekonomi

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi atau Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg mengalami penyesuaian mulai 15 Agustus 2026. Untuk wilayah Pulau Jawa, harga Bright Gas 5,5 kg turun menjadi Rp 102.000 per tabung dari sebelumnya Rp 103.000, sedangkan ukuran 12 kg turun menjadi Rp 218.000 dari sebelumnya Rp 220.000. Denga...

JAKARTA, KOMPAS.com – Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi atau Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg mengalami penyesuaian mulai 15 Agustus 2026.

Untuk wilayah Pulau Jawa, harga Bright Gas 5,5 kg turun menjadi Rp 102.000 per tabung dari sebelumnya Rp 103.000, sedangkan ukuran 12 kg turun menjadi Rp 218.000 dari sebelumnya Rp 220.000.

Dengan demikian, harga Bright Gas 5,5 kg turun Rp 1.000 per tabung, sementara ukuran 12 kg turun Rp 2.000 per tabung.

Penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkala perusahaan dengan mempertimbangkan dinamika pasar dan mekanisme yang berlaku.

Sebagai informasi, harga Bright Gas di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Motor brebet saat digas? Ini penyebab dan cara mengatasinya
BN
Motor brebet saat digas? Ini penyebab dan cara mengatasinya

Motor brebet saat digas? Ini penyebab dan cara mengatasinya

27 Agustus 2026 08:03 Antara - Terkini Ekonomi

Jakarta (ANTARA) - Motor yang terasa brebet saat digas biasanya ditandai dengan mesin tersendat, kehilangan tenaga atau respons gas yang tidak mulus. Kondisi ini dapat berkaitan dengan sistem pengapian, bahan bakar hingga aliran u...

Jakarta (ANTARA) - Motor yang terasa brebet saat digas biasanya ditandai dengan mesin tersendat, kehilangan tenaga atau respons gas yang tidak mulus. Kondisi ini dapat berkaitan dengan sistem pengapian, bahan bakar hingga aliran udara ke mesin.

Secara umum, proses pembakaran mesin membutuhkan pasokan udara dan bahan bakar yang sesuai serta percikan api yang kuat. Ketika salah satu komponen tersebut bermasalah, pembakaran dapat terganggu dan motor terasa brebet saat berakselerasi.

Berikut sejumlah penyebab yang perlu diperiksa ketika motor mulai brebet.

Busi berfungsi menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. Jika busi kotor atau sudah aus,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prabowo Tambah Anggaran PPATK Lebih dari 100 Persen Jadi Rp769,8 miliar di 2027
BN
Prabowo Tambah Anggaran PPATK Lebih dari 100 Persen Jadi Rp769,8 miliar di 2027

Prabowo Tambah Anggaran PPATK Lebih dari 100 Persen Jadi Rp769,8 miliar di 2027

27 Agustus 2026 08:00 IDX Channel - News Ekonomi

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto meningkatkan anggaran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) lebih dari 100 persen demi memperkuat fungsi intelijen keuangan dan memberantas berbagai tindak pidana. Kepala PP...

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto meningkatkan anggaran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) lebih dari 100 persen demi memperkuat fungsi intelijen keuangan dan memberantas berbagai tindak pidana.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan dukungan Presiden Prabowo menjadi momentum penting bagi penguatan lembaga dalam mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU), tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT), serta berbagai kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat.

Menurut Ivan, penguatan tersebut salah satunya dilakukan melalui peningkatan kapasitas kelembagaan. Atas arahan langsung Presiden Prabowo, anggaran PPATK bertambah lebih dari 100 persen.

Dalam Rincian Anggaran dan Usulan Terbaru Pagu Indikatif 2027, pemerintah menetapkan pagu indikatif

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet
BN
Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet

Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet

27 Agustus 2026 08:00 CNBC Indonesia - News Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Banjir bandang yang menerjang kawasan pegunungan di perbatasan Nepal dan Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026) menewaskan sedikitnya 157 orang. Besarnya kerusakan membuat otoritas di kedua sisi perbatasan m...

Jakarta, CNBC Indonesia - Banjir bandang yang menerjang kawasan pegunungan di perbatasan Nepal dan Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026) menewaskan sedikitnya 157 orang. Besarnya kerusakan membuat otoritas di kedua sisi perbatasan memperkirakan jumlah korban masih akan bertambah secara signifikan.

Bencana tersebut terjadi setelah bagian bawah gletser di kawasan Himalaya runtuh dan menghantam lembah. Longsoran es dan batu kemudian meluncur ke Sungai Lhende Khola yang membentang di sepanjang wilayah pegunungan perbatasan Nepal-Tibet.

Berikut fakta-fakta mengenai penyebab bencana, jumlah korban, serta kondisi terkini di lokasi sebagaimana dikutip dari Reuters.

Pada Rabu pagi, bagian bawah sebuah gletser di Himalaya dilaporkan runtuh dan jatuh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Destry Jamin BI Tetap Independen
BN
Destry Jamin BI Tetap Independen

Destry Jamin BI Tetap Independen

27 Agustus 2026 07:55 DetikFinance Ekonomi

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menjamin independensi lembaga moneter meski sinergi dengan pemerintah diperkuat. Hal tersebut ia tegaskan dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR di Kompleks Pa...

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menjamin independensi lembaga moneter meski sinergi dengan pemerintah diperkuat. Hal tersebut ia tegaskan dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Penguatan sinergi menjadi salah satu agenda utama BI yang akan dijalankan Destry jika resmi terpilih sebagai Gubernur BI. Namun pada praktiknya, ia menegaskan sinergi ini tidak akan mengurangi kredibilitas dan independensi BI ke depan.

"Saya ingin tekankan di sini bahwa kata-kata sinergi ini tidak berarti juga mengurangi kredibilitas dan juga independensi dari Bank Indonesia dalam menjalankan tugas-tugasnya," ungkap Destry dalam Fit and Proper Test

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 245 246 247 248 249 250 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 4

YPWIK@2026