JAKARTA, KOMPAS.com - Gangguan di Selat Hormuz memberikan pukulan besar terhadap industri gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) Qatar.
Mengutip Reuters, Kamis (27/8/2026), dalam enam bulan sejak perang Iran mengganggu jalur pelayaran tersebut, ekspor LNG Qatar anjlok hingga 96 persen.
Penurunan ekspor tersebut membuat Qatar kehilangan penjualan sekitar 24 miliar dollar AS atau setara Rp 425,5 triliun, dengan asumsi kurs Rp 17.729 per dollar AS.
Qatar merupakan negara eksportir LNG terbesar kedua di dunia. Namun, sejak konflik di