Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia memperpanjang penurunannya pada perdagangan Rabu setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) sebagian besar sesuai dengan ekspektasi pasar.
Data tersebut mendorong meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada bulan depan. Di sisi lain, investor juga menanti pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang dijadwalkan disampaikan pekan ini.
Mengutip CNBC, Kamis (27/8/2026), harga emas spot turun 1,4% menjadi US$ 4.592,97 per troy ounce. Padahal, pada perdagangan Selasa, harga emas sempat menyentuh