Kurator Berita YPWIK 1 September 2026 01:38 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 847 Pendidikan 418 Tekno 583 Olahraga 1438 Ekonomi 3002 Kesehatan 433 Nasional 4658 Berita Daerah 666 Gaya Hidup 65 Luar Negeri 735 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Menteri Israel Ben Gvir Berulah Lagi, Hina Tahanan Perempuan Palestina
BN
Menteri Israel Ben Gvir Berulah Lagi, Hina Tahanan Perempuan Palestina

Menteri Israel Ben Gvir Berulah Lagi, Hina Tahanan Perempuan Palestina

31 Agustus 2026 09:05 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir kembali dikecam publik usai menghina para tahanan perempuan Palestina. Dalam sebuah video yang diunggah akun media sosial X-nya pada Minggu (30/8), Ben Gvir terlihat adu mulut denga...

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir kembali dikecam publik usai menghina para tahanan perempuan Palestina.

Dalam sebuah video yang diunggah akun media sosial X-nya pada Minggu (30/8), Ben Gvir terlihat adu mulut dengan tahanan perempuan yang mengeluhkan kondisi penahanan.

Seorang tahanan berkata kepadanya: "Ini hari ketiga kami tidak mandi. Kami tidak mendapat perawatan kesehatan dan pakaian kami tidak bersih."

Ben Gvir merespons: "Kondisi baik di penjara sudah selesai. Inilah situasi saat ini, dan saya bertanggung jawab langsung atas semuanya. Saya senang dengan kondisi ini."

Dalam unggahan yang sama, Ben Gvir menyampaikan bahwa keluhan para tahanan tidak dia pedulikan karena

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Iran Balas Serang 2 Pangkalan AS di Yordania dengan Rudal Balistik
BN
Iran Balas Serang 2 Pangkalan AS di Yordania dengan Rudal Balistik

Iran Balas Serang 2 Pangkalan AS di Yordania dengan Rudal Balistik

31 Agustus 2026 08:49 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeklaim telah meluncurkan serangan rudal balistik ke dua pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania. Serangan tersebut dilakukan sebagai aksi balasan atas...

Jakarta, Beritasatu.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeklaim telah meluncurkan serangan rudal balistik ke dua pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania. Serangan tersebut dilakukan sebagai aksi balasan atas serangan AS terhadap dua peluncur Iran di Pulau Larak yang berada di Selat Hormuz.

Dikutip dari Reuters, Senin (31/8/2026), IRGC menyebut dua pangkalan AS yang menjadi sasaran adalah Pangkalan King Hussein dan Al Azraq di Yordania.

Serangan balasan itu terjadi beberapa jam setelah pasukan AS menyerang dua peluncur Iran di Pulau Larak. Menurut pejabat AS, pasukan IRGC sebelumnya terpantau sedang mempersiapkan peluncuran roket yang membawa ranjau laut ke Selat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
AS Serang Iran Lagi, Bombardir Pulau di Selat Hormuz
BN
AS Serang Iran Lagi, Bombardir Pulau di Selat Hormuz

AS Serang Iran Lagi, Bombardir Pulau di Selat Hormuz

31 Agustus 2026 08:49 iNews - Internasional Luar Negeri

WASHINGTON, iNews.id - Militer AS menyerang dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak, Minggu (30/8/2026) waktu setempat. Ini merupakan serangan pertama AS ke wilayah Iran sejak akhir Juli. Seorang sumber pejabat AS mengatakan kepada...

WASHINGTON, iNews.id - Militer AS menyerang dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak, Minggu (30/8/2026) waktu setempat. Ini merupakan serangan pertama AS ke wilayah Iran sejak akhir Juli.

Seorang sumber pejabat AS mengatakan kepada Axios, pasukannya memantau wilayah tersebut dengan cermat. Dia mengeklaim serangan itu juga untuk melindungi kelancaran arus perdagangan melalui Selat Hormuz.

Jalur perairan strategis yang menyempit hingga hanya km di antara Pulau Larak dan Pulau Great Quoin, di wilayah Oman.

Operasi tersebut dilakukan setelah sebulan jeda, tidak adanya kontak militer langsung AS dengan Iran.

Serangan trerbaru ini menargetkan sistem yang diduga disiapkan untuk meluncurkan roket bermuatan ranjau

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
AS Bombardir Pulau Larak Iran, 2 Peluncur Rudal Teheran Hancur
BN
AS Bombardir Pulau Larak Iran, 2 Peluncur Rudal Teheran Hancur

AS Bombardir Pulau Larak Iran, 2 Peluncur Rudal Teheran Hancur

31 Agustus 2026 08:47 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Pasukan Amerika Serikat (AS) membombardir Pulau Larak Iran. Dua peluncur rudal Iran dilaporkan hancur. Dilansir kantor berita Reuters dan Anadolu Agency, Senin (31/8/2026), menurut media Iran, sebuah ledakan terdengar di dekat Pul...

Pasukan Amerika Serikat (AS) membombardir Pulau Larak Iran. Dua peluncur rudal Iran dilaporkan hancur.

Dilansir kantor berita Reuters dan Anadolu Agency, Senin (31/8/2026), menurut media Iran, sebuah ledakan terdengar di dekat Pulau Larak di Selat Hormuz, Iran, pada Minggu (30/8) waktu setempat. Kantor berita Fars mengatakan bahwa warga setempat melaporkan mendengar suara ledakan, tetapi lokasi pasti dan penyebab ledakan tersebut masih belum jelas.

Secara terpisah, kantor berita Tasnim mengatakan informasi awal menunjukkan bahwa serangan drone AS menargetkan sebuah lokasi di pulau tersebut. Sementara itu, media AS melaporkan bahwa pasukan Amerika menyerang dua peluncur rudal Iran di pulau itu setelah mengamati

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Cerita Eks Perwira Intel Israel Temui Pejabat Hamas saat Perang Gaza
BN
Cerita Eks Perwira Intel Israel Temui Pejabat Hamas saat Perang Gaza

Cerita Eks Perwira Intel Israel Temui Pejabat Hamas saat Perang Gaza

31 Agustus 2026 08:35 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Mantan perwira intelijen Israel (Shin Bet), Adi Rotem, pada Sabtu (29/8) mengungkapkan kisah pertemuannya dengan pejabat senior Hamas. Menurut Adi, dialah negosiator yang mengadakan pembicaraan langsung dengan pejabat senior Hamas...

Mantan perwira intelijen Israel (Shin Bet), Adi Rotem, pada Sabtu (29/8) mengungkapkan kisah pertemuannya dengan pejabat senior Hamas.

Menurut Adi, dialah negosiator yang mengadakan pembicaraan langsung dengan pejabat senior Hamas, Ghazi Hamad, pada tahun 2024, dan menekankan bahwa saluran rahasia tersebut telah disetujui oleh "eselon politik." Tahun itu adalah saat Israel sedang menggempur Gaza.

Menurut pengakuan Adi kepada Channel 12, pembicaraan tersebut yang pertama kali diungkapkan. Isi pembicaraan adalah membantu memungkinkan kesepakatan dengan Hamas pada Januari 2025, di mana puluhan sandera, baik yang masih hidup maupun yang tewas, dibebaskan secara bertahap sebagai imbalan atas peningkatan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
AS Dorong Anggota G-20 Kaji Ulang Perdagangan dengan China
BN
AS Dorong Anggota G-20 Kaji Ulang Perdagangan dengan China

AS Dorong Anggota G-20 Kaji Ulang Perdagangan dengan China

31 Agustus 2026 08:16 BeritaSatu - Internasional Luar Negeri

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mendorong negara-negara anggota G-20 untuk meninjau kembali hubungan dan kebijakan perdagangan dengan China. Langkah tersebut dinilai perlu untuk mengur...

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mendorong negara-negara anggota G-20 untuk meninjau kembali hubungan dan kebijakan perdagangan dengan China.

Langkah tersebut dinilai perlu untuk mengurangi ketidakseimbangan perdagangan global serta mendorong China mengubah struktur ekonominya yang terlalu bergantung pada ekspor.

Dalam wawancara dengan Reuters menjelang pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G-20 di Asheville, Carolina Utara, pada Minggu (30/8/2026), Bessent menilai derasnya ekspor China ke pasar global tidak dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Menurut Bessent, surplus perdagangan China yang mencapai sekitar US$ 1,2 triliun menjadi persoalan bagi perekonomian global.

“Dunia tidak bisa memiliki China dengan surplus

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
AS Ingin Selat Hormuz Dibuka, Iran: Bayar Ganti Rugi Rp5.300 Triliun Dulu!
BN
AS Ingin Selat Hormuz Dibuka, Iran: Bayar Ganti Rugi Rp5.300 Triliun Dulu!

AS Ingin Selat Hormuz Dibuka, Iran: Bayar Ganti Rugi Rp5.300 Triliun Dulu!

31 Agustus 2026 08:13 iNews - Internasional Luar Negeri

WASHINGTON, iNews.id -Amerika Serikat (AS) dilaporkan menawarkan pencabutan operasi ekonomi terhadap Iran dengan imbalan pembukaan total Selat Hormuz. Namun, Teheran tidak langsung menerima tawaran tersebut namun justru mengajukan...

WASHINGTON, iNews.id -Amerika Serikat (AS) dilaporkan menawarkan pencabutan operasi ekonomi terhadap Iran dengan imbalan pembukaan total Selat Hormuz. Namun, Teheran tidak langsung menerima tawaran tersebut namun justru mengajukan sejumlah tuntutan, termasuk ganti rugi perang senilai 300 miliar dolar AS atau sekitar Rp5.317 triliun.

Tuntutan kompensasi tersebut menjadi salah satu dari enam syarat yang diajukan Iran untuk membuka kembali jalur perairan strategis itu. Selain ganti rugi, Iran menuntut pencabutan seluruh sanksi AS, pencairan aset Iran yang dibekukan, hingga penarikan pasukan AS dari kawasan.

Seorang pejabat Iran mengatakan kepada Al Arabiya, Washington bersedia membatalkan operasi ekonomi terhadap Iran jika Teheran membuka sepenuhnya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Perkara 'Pisau di Sepatu' Bikin WNI Berurusan Hukum di Singapura
BN
Perkara 'Pisau di Sepatu' Bikin WNI Berurusan Hukum di Singapura

Perkara 'Pisau di Sepatu' Bikin WNI Berurusan Hukum di Singapura

31 Agustus 2026 08:09 DetikNews - Internasional Luar Negeri

Seorang warga negara Indonesia (WNI) harus berurusan dengan penegak hukum di Singapura. Pasalnya, yang bersangkutan menyembunyikan pisau di dalam sepatunya saat berada di Bandara Changi, Singapura. Dirangkum detikcom, Senin (31/8/...

Seorang warga negara Indonesia (WNI) harus berurusan dengan penegak hukum di Singapura. Pasalnya, yang bersangkutan menyembunyikan pisau di dalam sepatunya saat berada di Bandara Changi, Singapura.

Dirangkum detikcom, Senin (31/8/2026), pria WNI tersebut akan diadili di Singapura atas tuduhan membawa senjata berbahaya di tempat umum. Pria WNI itu juga terancam hukuman maksimum tiga tahun penjara jika dinyatakan terbukti bersalah oleh pengadilan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Militer Yordania Klaim Cegat 8 Rudal Iran
BN
Militer Yordania Klaim Cegat 8 Rudal Iran

Militer Yordania Klaim Cegat 8 Rudal Iran

31 Agustus 2026 08:05 CNN Indonesia - Internasional Luar Negeri

Militer Yordania pada Senin (31/8) mengeklaim berhasil mencegat delapan rudal Iran ke wilayah mereka. Klaim tersebut disampaikan tak lama setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan serangan terhadap target-target militer AS di...

Militer Yordania pada Senin (31/8) mengeklaim berhasil mencegat delapan rudal Iran ke wilayah mereka.

Klaim tersebut disampaikan tak lama setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan serangan terhadap target-target militer AS di kerajaan yang merupakan sekutu Washington tersebut.

"Sistem pertahanan udara mencegat delapan rudal yang memasuki wilayah udara Kerajaan pada dini hari ini, Senin," demikian bunyi pernyataan yang mengutip juru bicara militer.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) sebelumnya mengeklaim telah menggempur dua pangkalan militer AS di Yordania pada Senin. Serangan rudal-rudal tersebut sebagai balasan atas serangan AS ke Pulau Larak di Selat Hormuz.

Teheran menargetkan pangkalan King Hussein dan Al Azraq

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Iran Balas Serangan AS ke Pulau Larak, Pangkalan di Yordania Jadi Target
BN
Iran Balas Serangan AS ke Pulau Larak, Pangkalan di Yordania Jadi Target

Iran Balas Serangan AS ke Pulau Larak, Pangkalan di Yordania Jadi Target

31 Agustus 2026 08:03 Liputan6 - Global Luar Negeri

Liputan6.com, Teheran - Garda Revolusi Iran (IRGC) menyerang fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Yordania sebagai balasan atas serangan terhadap Pulau Larak. Dalam pernyataan yang disiarkan kantor-kantor berita Iran, IRGC me...

Liputan6.com, Teheran - Garda Revolusi Iran (IRGC) menyerang fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Yordania sebagai balasan atas serangan terhadap Pulau Larak.

Dalam pernyataan yang disiarkan kantor-kantor berita Iran, IRGC mengatakan operasi gabungan menggunakan rudal dan drone tersebut menyasar Pangkalan King Hussein dan Al Azraq. Operasi itu diberi nama "Punishment of the Aggressor" atau "Hukuman bagi Agresor". Demikian dikutip dari Al Jazeera.

Sementara itu, menurut laporan televisi pemerintah, militer Yordania mengatakan telah mencegat delapan rudal yang memasuki wilayah udara negara tersebut pada Senin (31/8).

IRGC mengklaim serangan tersebut menghancurkan infrastruktur teknis dan fasilitas perbaikan, serta lokasi penempatan pesawat tempur musuh

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Perombakan Militer, Korut Ganti Menteri Pertahanan
BN
Perombakan Militer, Korut Ganti Menteri Pertahanan

Perombakan Militer, Korut Ganti Menteri Pertahanan

31 Agustus 2026 08:01 TVOneNews Luar Negeri

tvOnenews.com - Kantor berita resmi Korea Utara menyatakan, menteri pertahanan telah diganti dalam sebuah pertemuan yang dipimpin oleh Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un. Kim Song Gi, Direktur Biro Politik Umum Tentara Rakya...

tvOnenews.com - Kantor berita resmi Korea Utara menyatakan, menteri pertahanan telah diganti dalam sebuah pertemuan yang dipimpin oleh Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Kim Song Gi, Direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea, ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan Nasional Korea Utara, menggantikan No Kwang Chol, lapor Korea Central News Agency (KCNA).

No Kwang Chol selanjutnya ditunjuk sebagai wakil direktur pertama Departemen Industri Amunisi Komite Sentral Partai Pekerja Korea yang berkuasa.

Dalam pertemuan pada Sabtu itu, para peserta membahas rencana restrukturisasi organisasi. Hal tersebut mengindikasikan bahwa pergantian menteri pertahanan merupakan bagian dari perombakan tersebut.

KCNA tidak menjelaskan apakah Kim Jong

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
7.000 Tentara Asing Berperang di Ukraina
BN
7.000 Tentara Asing Berperang di Ukraina

7.000 Tentara Asing Berperang di Ukraina

31 Agustus 2026 07:52 TVOneNews Luar Negeri

tvOnenews.com - 7.000 tentara bayaran asing dari 70 negara, dimana sebagian besar berasal dari Kolombia dan Polandia, ikut berperang di pihak Ukraina melawan Rusia. Hal ini diungkapkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. "Sekitar...

tvOnenews.com - 7.000 tentara bayaran asing dari 70 negara, dimana sebagian besar berasal dari Kolombia dan Polandia, ikut berperang di pihak Ukraina melawan Rusia. Hal ini diungkapkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.

"Sekitar 7.000 tentara bayaran asing bertempur melawan tentara Rusia. Mereka berasal dari 70 negara lebih, utamanya dari negara-negara Eropa dan Amerika Latin yang memiliki kebijakan anti-Rusia yang keras," kata Nikolai Plotnikov, kepala Pusat Informasi Sains dan Analitis di Institut Studi Ketimuran Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, kepada RIA Novosti.

Kelompok tentara asing terbesar yang ikut perang di Ukraina berasal dari Kolombia dan negara-negara Amerika Latin lain seperti Meksiko dan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 11 12 13 14 15 ... 62 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 2

YPWIK@2026