Raksasa Otomotif PHK 100.000 Karyawan, Jadi "Korban" China dan Trump
Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa otomotif Volkswagen mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 100.000 karyawannya pada akhir dekade ini. Keputusan drastis tersebut terpaksa diambil setelah perusahaan dih...
Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa otomotif Volkswagen mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 100.000 karyawannya pada akhir dekade ini. Keputusan drastis tersebut terpaksa diambil setelah perusahaan dihantam keras oleh tarif impor Amerika Serikat (AS) dan persaingan sengit dari rival-rival asal China.
Mengutip Guardian, Jumat (4/9/2026), manajemen dan serikat pekerja telah menyepakati rencana pemotongan biaya besar-besaran dengan memangkas 50.000 posisi tambahan pada tahun 2030, sehingga total PHK yang direncanakan mencapai 100.000 orang. Jumlah model mobil yang diproduksi oleh grup Volkswagen, yang juga menaungi merek Bentley dan Audi, akan dipangkas hingga setengahnya.
"Sangat penting untuk secara sistematis menyelaraskan tingkat tenaga