Menjaga Indonesia bebas polio
Jakarta (ANTARA) - Hari Polio Sedunia setiap 24 Oktober mengingatkan bahwa kemenangan dalam kesehatan masyarakat harus terus dirawat. Berakhirnya wabah merupakan pencapaian besar, tetapi perlindungan anak bergantung pada pekerjaan...
Jakarta (ANTARA) - Hari Polio Sedunia setiap 24 Oktober mengingatkan bahwa kemenangan dalam kesehatan masyarakat harus terus dirawat. Berakhirnya wabah merupakan pencapaian besar, tetapi perlindungan anak bergantung pada pekerjaan sehari-hari: imunisasi lengkap, penemuan kasus, dan layanan yang menjangkau keluarga paling sulit diakses.
Bagi Indonesia, pesan itu nyata. Pada 19 November 2025, WHO menyatakan kejadian luar biasa polio tipe 2 di Indonesia berakhir. Keberhasilan tersebut layak diapresiasi, sekaligus diteruskan menjadi pemerataan perlindungan. Ukurannya bukan hanya angka nasional, melainkan kepastian bahwa setiap anak memperoleh imunisasi dan setiap penyintas mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.
Ketika inisiatif eradikasi global diluncurkan pada 1988, diperkirakan sekitar 350.000