4 Tantangan Besar Indonesia untuk Swasembada Garam 2027
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkap ada empat tantangan besar untuk mewujudkan swasembada garam di Indonesia. "Pertama, variabilitas cuaca dan perubahan iklim. Produksi garam konvensional masih sangat bergantung pada panjang musim kemarau, curah hujan, kelembapan, dan intensitas penyinaran matahari," ungkap Direktur Sumb...
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkap ada empat tantangan besar untuk mewujudkan swasembada garam di Indonesia.
"Pertama, variabilitas cuaca dan perubahan iklim. Produksi garam konvensional masih sangat bergantung pada panjang musim kemarau, curah hujan, kelembapan, dan intensitas penyinaran matahari," ungkap Direktur Sumber Daya Kelautan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Frista Yorhanita kepada Kompas.com, Selasa (8/9/2026).
Oleh karena itu, adaptasi terhadap teknologi yang dapat mendukung produksi garam tanpa perlu lagi mengandalkan sinar matahari sangat penting dilakukan ke depannya.
Tantangan kedua adalah, pemerintah harus mampu meningkatkan kuantitas sekaligus kualitas produksi garam.
"Swasembada tidak cukup hanya dengan menghasilkan garam dalam