Kurator Berita YPWIK 7 September 2026 17:00 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 555 Pendidikan 311 Tekno 543 Olahraga 1142 Ekonomi 3049 Kesehatan 375 Nasional 3981 Berita Daerah 202 Gaya Hidup 63 Luar Negeri 545 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Trump: Kalau Saya Jadi Raja, Saya Tak Mau Terima Pangeran Harry dan Meghan Kembali
BN
Trump: Kalau Saya Jadi Raja, Saya Tak Mau Terima Pangeran Harry dan Meghan Kembali

Trump: Kalau Saya Jadi Raja, Saya Tak Mau Terima Pangeran Harry dan Meghan Kembali

3 September 2026 09:42 Kompas - Internasional Nasional

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya senang Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, meninggalkan AS dan kembali ke Inggris. Trump juga mengkritik sikap pasangan Duke dan Duchess of Sussex tersebut terhadap keluarga Kerajaan Inggris. Bahkan, pria berusia 80 tahun itu bergurau bahwa dirinya tidak akan me...

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya senang Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, meninggalkan AS dan kembali ke Inggris.

Trump juga mengkritik sikap pasangan Duke dan Duchess of Sussex tersebut terhadap keluarga Kerajaan Inggris. Bahkan, pria berusia 80 tahun itu bergurau bahwa dirinya tidak akan mengizinkan Harry dan Meghan kembali ke Inggris jika dirinya menjadi raja.

Ia menilai Meghan telah bersikap sangat tidak menghormati mendiang Ratu Elizabeth II dan Raja Charles III.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih ketika ditanya mengenai kepindahan Harry dan Meghan ke Inggris.

Diketahui, keduanya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KUHAP Baru Diuji ke MK, Persoalkan Batas Waktu Proses Praperadilan
BN
KUHAP Baru Diuji ke MK, Persoalkan Batas Waktu Proses Praperadilan

KUHAP Baru Diuji ke MK, Persoalkan Batas Waktu Proses Praperadilan

3 September 2026 09:37 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com- Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pendahuluan uji materiil Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata (KUHAP) yang mempersoalkan praperadilan, Rabu (2/9/2026). Dalam uji materi dengan nomor 316/PUU-XXIV/2026 ini, pemohon Maret Samuel Sueke mempersoalkan ketiadaan batas waktu yang jelas dalam...

JAKARTA, KOMPAS.com- Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pendahuluan uji materiil Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata (KUHAP) yang mempersoalkan praperadilan, Rabu (2/9/2026).

Dalam uji materi dengan nomor 316/PUU-XXIV/2026 ini, pemohon Maret Samuel Sueke mempersoalkan ketiadaan batas waktu yang jelas dalam penangguhan pemeriksaan perkara pokok selama proses praperadilan berlangsung, sebagaimana dinormakan dalam Pasal 163 ayat (1) huruf e KUHAP terbaru.

Dikutip dari Antara, Emiral Rangga Trenggono selaku kuasa hukum Maret menjelaskan bahwa pemohon adalah pelapor dalam perkara pidana berdasarkan laporan LP/B/976/V/2025/SPKT.SATRESKRIM/RESKO BEKASI KOTA/Polda Metro Jaya tertanggal 5 Juni 2025 dengan terlapor Roy Suryo.

Ia menjelaskan bahwa

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BPOM Dapat Tambahan Anggaran Rp509 Miliar untuk Pengawasan MBG
BN
BPOM Dapat Tambahan Anggaran Rp509 Miliar untuk Pengawasan MBG

BPOM Dapat Tambahan Anggaran Rp509 Miliar untuk Pengawasan MBG

3 September 2026 09:37 iNews - Nasional Nasional

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengusulkan tambahan anggaran Rp2,4 triliun untuk memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsinya. Dari jumlah itu, Rp509 miliar yang sudah diperoleh akan digunakan untuk mempe...

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengusulkan tambahan anggaran Rp2,4 triliun untuk memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsinya. Dari jumlah itu, Rp509 miliar yang sudah diperoleh akan digunakan untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan kebutuhan anggaran BPOM berdasarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mencapai Rp4,7 triliun. Angka tersebut menjadi dasar BPOM dalam mengajukan tambahan anggaran saat pembahasan bersama Komisi IX DPR, Rabu (2/9/2026).

“Kita bersyukur, Badan POM mendapat tambahan anggaran dari total yang kita minta yaitu mendapat tambahan Rp509 miliar. Nah, tapi kalau berdasarkan tupoksi kami, seharusnya kita membutuhkan tambahan Rp2,4

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Peretas Iran Bidik Air dan Energi AS, Washington Siaga
BN
Peretas Iran Bidik Air dan Energi AS, Washington Siaga

Peretas Iran Bidik Air dan Energi AS, Washington Siaga

3 September 2026 09:36 Republika - Nasional Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Konflik Amerika Serikat dan Iran kini tidak lagi hanya berlangsung di sekitar Selat Hormuz dan pangkalan-pangkalan militer di Timur Tengah. Pertempuran juga mulai bergerak ke ruang siber, dengan jaringan...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Konflik Amerika Serikat dan Iran kini tidak lagi hanya berlangsung di sekitar Selat Hormuz dan pangkalan-pangkalan militer di Timur Tengah. Pertempuran juga mulai bergerak ke ruang siber, dengan jaringan air, telekomunikasi, energi, dan berbagai infrastruktur penting di dalam wilayah Amerika Serikat menjadi sasaran percobaan serangan.

NBC News pada Rabu, 2 September 2026, melaporkan para peretas yang dikaitkan dengan Iran telah mencoba menembus sejumlah sistem infrastruktur Amerika dalam beberapa pekan terakhir. Laporan tersebut mengutip empat orang yang memiliki akses terhadap informasi pemerintah dan industri mengenai ancaman siber yang sedang dipantau.

Sejauh ini, upaya-upaya tersebut dilaporkan belum berhasil menyebabkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pembunuh Wanita Terbakar di Pos Ronda Demak Ditangkap
BN
Pembunuh Wanita Terbakar di Pos Ronda Demak Ditangkap

Pembunuh Wanita Terbakar di Pos Ronda Demak Ditangkap

3 September 2026 09:35 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Pelaku pembunuhan sesosok wanita yang terbakar di pos ronda tepi Jalan Raya Purwodadi-Semarang, Kebonagung, Demak, ditangkap. Pelaku ditangkap tim jajaran Polda Jateng. "(Ditangkap oleh) gabungan personel Polda, Polres dan Polsek,...

Pelaku pembunuhan sesosok wanita yang terbakar di pos ronda tepi Jalan Raya Purwodadi-Semarang, Kebonagung, Demak, ditangkap. Pelaku ditangkap tim jajaran Polda Jateng.

"(Ditangkap oleh) gabungan personel Polda, Polres dan Polsek," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Yuliyanto dilansir detikJateng, Kamis (3/9/2026).

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
ASDP Ketapang operasikan kapal kapasitas besar urai antrean
BN
ASDP Ketapang operasikan kapal kapasitas besar urai antrean

ASDP Ketapang operasikan kapal kapasitas besar urai antrean

3 September 2026 09:31 Antara - Terkini Nasional

Situbondo (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, memaksimalkan operasional kapal berkapasitas besar untuk mengurai antrean yang mencapai sekitar 12 kilometer. Direktur Utama ASDP Heru...

Situbondo (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, memaksimalkan operasional kapal berkapasitas besar untuk mengurai antrean yang mencapai sekitar 12 kilometer.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyebutkan ada sebanyak 25 unit kapal feri berkapasitas besar termasuk tiga kapal perbantuan dioperasikan untuk mempercepat pergerakan kendaraan serta menjaga kelancaran layanan penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk itu.

"Perusahaan bersama regulator dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan langkah-langkah percepatan untuk mengoptimalkan kapasitas layanan penyeberangan serta mengurai kepadatan kendaraan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Banyuwangi, Jatim, Kamis.

Heru menyatakan akan terus melakukan upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
4 Hal Diketahui di Kasus Perusakan CCTV Usai Aksi 27 Agustus
BN
4 Hal Diketahui di Kasus Perusakan CCTV Usai Aksi 27 Agustus

4 Hal Diketahui di Kasus Perusakan CCTV Usai Aksi 27 Agustus

3 September 2026 09:30 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Polda Metro Jaya telah menangkap sejumlah orang atas dugaan perusakan fasilitas umum berupa CCTV. Mereka merusak CCTV saat aksi kerusuhan 27 Agustus di Jakarta terjadi. Polisi juga menangkap 322 orang terkait kerusuhan saat aksi u...

Polda Metro Jaya telah menangkap sejumlah orang atas dugaan perusakan fasilitas umum berupa CCTV. Mereka merusak CCTV saat aksi kerusuhan 27 Agustus di Jakarta terjadi.

Polisi juga menangkap 322 orang terkait kerusuhan saat aksi unjuk rasa pada 27 Agustus lalu. Sebanyak 273 orang di antaranya kini sudah dipulangkan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Rupiah Menguat ke Rp 17.702 Dibayangi Inflasi Pangan dan Kembali Memanasnya Perang Iran-AS
BN
Rupiah Menguat ke Rp 17.702 Dibayangi Inflasi Pangan dan Kembali Memanasnya Perang Iran-AS

Rupiah Menguat ke Rp 17.702 Dibayangi Inflasi Pangan dan Kembali Memanasnya Perang Iran-AS

3 September 2026 09:29 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap d...

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp 17.770 pada Rabu, 2 September 2026. Posisi rupiah itu melemah 43 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.727 pada perdagangan Selasa, 1 September 2026.

Sementara perdagangan di pasar spot pada Kamis, 3 September 2026 hingga pukul 09.12 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.702 per dolar AS. Posisi itu menguat 61 poin atau 0,34 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.763

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ini 10 Daerah dengan Kualitas Udara Berbahaya Hari Ini, Kalteng Mendominasi
BN
Ini 10 Daerah dengan Kualitas Udara Berbahaya Hari Ini, Kalteng Mendominasi

Ini 10 Daerah dengan Kualitas Udara Berbahaya Hari Ini, Kalteng Mendominasi

3 September 2026 09:25 MetroTVNews - Nasional Nasional

Ini 10 Daerah dengan Kualitas Udara Berbahaya Hari Ini, Kalteng Mendominasi. Berita MetroTVNews kategori 6 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

Ini 10 Daerah dengan Kualitas Udara Berbahaya Hari Ini, Kalteng Mendominasi. Berita MetroTVNews kategori 6 minutes ago. Baca sumber asli untuk isi lengkap.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BMKG imbau nelayan waspada gelombang hingga 4 meter pada 2-4 September
BN
BMKG imbau nelayan waspada gelombang hingga 4 meter pada 2-4 September

BMKG imbau nelayan waspada gelombang hingga 4 meter pada 2-4 September

3 September 2026 09:18 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para nelayan dan operator moda transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga empat meter yang berisiko mengancam keselamatan pe...

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para nelayan dan operator moda transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga empat meter yang berisiko mengancam keselamatan pelayaran di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 2-5 September 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala Putra di Jakarta, Kamis, mengingatkan bahaya kondisi gelombang tinggi tersebut, terutama bagi moda transportasi berukuran kecil hingga sedang seperti perahu nelayan dan kapal tongkang.

"Risiko tinggi keselamatan pelayaran wajib diwaspadai oleh perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai lebih dari 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, serta kapal tongkang jika

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Tak Hanya Jadi Tentara Asing, Ini 9 Hal yang Bisa Buat WNI Kehilangan Kewarganegaraan
BN
Tak Hanya Jadi Tentara Asing, Ini 9 Hal yang Bisa Buat WNI Kehilangan Kewarganegaraan

Tak Hanya Jadi Tentara Asing, Ini 9 Hal yang Bisa Buat WNI Kehilangan Kewarganegaraan

3 September 2026 09:17 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Sluzhba zovnishn'oyi rozvidky Ukrayiny (SZRU) mengungkap dugaan perekrutan delapan warga negara Indonesia (WNI) ke dalam jajaran militer Rusia. Informasi tersebut disampaikan SZRU melalui laman resminya pada 27 Agustus 2026. Dalam laporannya, intelijen Ukraina menyebut Rusia masih melakukan perek...

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Sluzhba zovnishn'oyi rozvidky Ukrayiny (SZRU) mengungkap dugaan perekrutan delapan warga negara Indonesia (WNI) ke dalam jajaran militer Rusia.

Informasi tersebut disampaikan SZRU melalui laman resminya pada 27 Agustus 2026. Dalam laporannya, intelijen Ukraina menyebut Rusia masih melakukan perekrutan warga negara asing untuk memperkuat pasukannya.

SZRU mengaku telah memperoleh dokumen yang berkaitan dengan sedikitnya delapan WNI yang diduga direkrut menjadi bagian dari militer Rusia.

Menurut SZRU, para warga asing yang direkrut dijanjikan berbagai keuntungan, mulai dari gaji tinggi, penugasan non-kombatan, kemudahan memperoleh kewarganegaraan Rusia, hingga sejumlah jaminan sosial.

Terancam Kehilangan Kewarganegaraan

Menteri

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BGN Ungkap Penyebab Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG
BN
BGN Ungkap Penyebab Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

BGN Ungkap Penyebab Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

3 September 2026 09:16 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Ketut Sumedana mengungkap penyebab ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), keracunan setelah menyantap menu ma...

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Ketut Sumedana mengungkap penyebab ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), keracunan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Ketut mengatakan ada kelalaian pada standar operasional prosedur (SOP) pendistribusian MBG.

"Itu karena ketidakdisiplinan dari pada SPPG dan pendistribusian. Jadi seharusnya itu loading 4 jam selesai dari masak langsung dibagikan. Tapi faktanya di lapangan lebih dari 4 jam," kata Ketut kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

"Nah itulah yang menyebabkan keracunan, karena MBG ini kan nggak pakai pengawet. Jadi mudah dia basi. Mudah bakterinya cepat berkembang," lanjutnya.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 288 289 290 291 292 ... 332 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 29

YPWIK@2026