IEA Prediksi Pasokan Minyak Dunia Merosot 5,7 Juta Barel
Liputan6.com, Jakarta - Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) menyebutkan, pasokan dan permintaan minyak global 2026 akan turun lebih dalam dari perkiraan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya k...
Liputan6.com, Jakarta - Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) menyebutkan, pasokan dan permintaan minyak global 2026 akan turun lebih dalam dari perkiraan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kemajuan dalam mengakhiri perang Iran yang menunda pemulihan arus pasokan normal dari Timur Tengah hingga 2027. Selain itu memicu lonjakan harga bahan bakar.
Mengutip Channel News Asia, Jumat (11/9/2026), meningkatnya serangan terhadap kapal tanker minyak di jalur pelayaran Timur Tengah turut mendorong harga minyak mentah mendekati US$ 110 per barel pekan ini, level tertinggi sejak Mei. Namun, kenaikan ini dibayangi oleh lonjakan harga bahan bakar seperti solar yang telah mencapai