Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 12:18 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 858 Pendidikan 416 Tekno 605 Olahraga 1413 Ekonomi 3021 Kesehatan 421 Nasional 4731 Berita Daerah 636 Gaya Hidup 62 Luar Negeri 729 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Muktamar NU bahas zakat sebagai pengurang pajak terutang
BN
Muktamar NU bahas zakat sebagai pengurang pajak terutang

Muktamar NU bahas zakat sebagai pengurang pajak terutang

29 Agustus 2026 14:13 Antara - Terkini Agama

Jombang (ANTARA) - Muktamirin Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) membahas integrasi zakat dan pajak dengan skema zakat sebagai pengurang pajak terutang (tax credit). Pembahasan tersebut berlangsung dalam sidang Komisi Bahtsul Mas...

Jombang (ANTARA) - Muktamirin Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) membahas integrasi zakat dan pajak dengan skema zakat sebagai pengurang pajak terutang (tax credit).

Pembahasan tersebut berlangsung dalam sidang Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu'iyyah di Aula MAN 3 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Salah satu perumus sidang Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu'iyyah KH Ahmad Yazid Fattah di Jombang, Sabtu, mengatakan dalam perspektif hukum Islam terdapat kewajiban finansial atas harta seseorang di luar zakat, tetapi penerapannya memiliki ketentuan tertentu.

"Namun yang perlu diperhatikan di sini, kewajiban harta selain zakat tersebut diwujudkan dalam bentuk kontribusi kemanusiaan. Misalnya, untuk membebaskan tawanan perang, memberi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
5 Perempuan yang Menjadi Ibu bagi Rasulullah
BN
5 Perempuan yang Menjadi Ibu bagi Rasulullah

5 Perempuan yang Menjadi Ibu bagi Rasulullah

29 Agustus 2026 14:12 PWMU.CO Agama

Muhammad saw tumbuh dalam pelukan lima perempuan mulia. Mereka bukan hanya menyusui dan mengasuh, tetapi juga memberikan cinta, perlindungan, dan kasih sayang pada masa-masa awal kehidupan manusia termulia itu. Kehidupan Rasululla...

Muhammad saw tumbuh dalam pelukan lima perempuan mulia. Mereka bukan hanya menyusui dan mengasuh, tetapi juga memberikan cinta, perlindungan, dan kasih sayang pada masa-masa awal kehidupan manusia termulia itu.

Kehidupan Rasulullah saw sejak kecil tidak berjalan dalam kemudahan. Ayah beliau, Abdullah bin Abdul Muthalib, wafat sebelum beliau lahir. Ketika Muhammad saw baru berusia sekitar enam tahun, ibunya, Aminah binti Wahab, juga berpulang.

Kehilangan datang begitu dini. Namun, di tengah perjalanan hidup yang penuh kehilangan itu, Allah SWTmenghadirkan perempuan-perempuan yang menjadi bagian penting dalam masa kecil dan pertumbuhan Rasulullah saw.

Ada yang melahirkannya. Ada yang menyusuinya. Ada yang mengasuhnya. Ada pula

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Meriahkan Sholawat Seribu Rebana, Nahdliyin Tumpah Ruah Padati Expo Muktamar Ke-35 NU
BN
Meriahkan Sholawat Seribu Rebana, Nahdliyin Tumpah Ruah Padati Expo Muktamar Ke-35 NU

Meriahkan Sholawat Seribu Rebana, Nahdliyin Tumpah Ruah Padati Expo Muktamar Ke-35 NU

29 Agustus 2026 14:10 NU Online Agama

Antusiasme muktamirin turut mewarnai semarak Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Di tengah rangkaian agenda organisasi, kawasan Muktamar Expo dipadati masyarakat yang datang un...

Antusiasme muktamirin turut mewarnai semarak Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Di tengah rangkaian agenda organisasi, kawasan Muktamar Expo dipadati masyarakat yang datang untuk menikmati bazar, hiburan religi, dan lantunan sholawat.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Jamiyah Sholawat Seribu Rebana asuhan KH Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong. Kegiatan bertajuk Bersholawat Bersama Seribu Rebana tersebut digelar di kawasan Muktamar Expo, Jumat malam (28/8/2026).

Ribuan santri, ulama, muktamirin, dan masyarakat memadati lokasi. Lantunan sholawat yang diiringi tabuhan rebana dari berbagai kelompok menggema di kawasan Tambakberas, menciptakan suasana religius sekaligus penuh kebersamaan.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Ribuan warga Pontianak salat mohon hujan di tengah kabut asap
BN
Ribuan warga Pontianak salat mohon hujan di tengah kabut asap

Ribuan warga Pontianak salat mohon hujan di tengah kabut asap

29 Agustus 2026 13:59 Antara - Terkini Agama

Pontianak (ANTARA) - Ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Masjid Raya Mujahidin dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melaksanakan salat istisqa di Halaman Masjid Raya Mujahidin, untuk mem...

Pontianak (ANTARA) - Ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Masjid Raya Mujahidin dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melaksanakan salat istisqa di Halaman Masjid Raya Mujahidin, untuk memohon turunnya hujan di tengah kabut asap dampak Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Hari ini kita bersama ribuan warga melaksanakan salat istisqa dan berdoa bersama di Halaman Masjid Raya Mujahidin memohon hujan yang berkah," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, di Pontianak, Sabtu.

Salat meminta hujan itu dilakukan di tengah kondisi kualitas udara Kota Pontianak yang memburuk akibat kabut asap dan telah berada pada kategori berbahaya selama empat

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Komisi Bahtsul Masail Muktamar NU bahas konsep I’anatun Nadzar
BN
Komisi Bahtsul Masail Muktamar NU bahas konsep I’anatun Nadzar

Komisi Bahtsul Masail Muktamar NU bahas konsep I’anatun Nadzar

29 Agustus 2026 13:58 Antara - Terkini Agama

Jombang (ANTARA) - Komisi Bahtsul Masail Maudluiyah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memprioritaskan pembahasan konsep I’anatun Nadzar dalam sidang di MAN 3 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Ketua Sidang Komisi Bah...

Jombang (ANTARA) - Komisi Bahtsul Masail Maudluiyah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memprioritaskan pembahasan konsep I’anatun Nadzar dalam sidang di MAN 3 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Ketua Sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyah K.H. Cholil Nafis di Jombang, Sabtu, mengatakan konsep tersebut menjadi pembahasan awal karena sebelumnya telah dibahas dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama (Munas).

“Sebenarnya konsep I’anatun Nadzar ini sudah dibahas dalam Munas. Hanya saja, dalam forum bahtsul masail muktamar kali ini akan dilakukan penyerapan masukan-masukan dari para muktamirin agar nanti rumusan yang dihasilkan semakin kokoh,” katanya.

I’anatun Nadzar membahas peninjauan kembali terhadap keputusan-keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Saat Merasa Tak Berdaya, Mungkin Itu Saatnya Kita Bersujud Lebih Dalam
BN
Saat Merasa Tak Berdaya, Mungkin Itu Saatnya Kita Bersujud Lebih Dalam

Saat Merasa Tak Berdaya, Mungkin Itu Saatnya Kita Bersujud Lebih Dalam

29 Agustus 2026 13:48 PWMU.CO Agama

Ada saat ketika seseorang merasa sudah tidak sanggup lagi. Masalah datang bertubi-tubi. Pekerjaan terasa semakin berat. Rencana yang disusun dengan baik tiba-tiba berantakan. Orang yang diharapkan bisa membantu ternyata tidak mamp...

Ada saat ketika seseorang merasa sudah tidak sanggup lagi. Masalah datang bertubi-tubi. Pekerjaan terasa semakin berat. Rencana yang disusun dengan baik tiba-tiba berantakan. Orang yang diharapkan bisa membantu ternyata tidak mampu berbuat banyak.

Kita sudah mencoba berbagai cara. Bertahan, tetapi semakin lelah. Berusaha kuat, tetapi hati justru semakin rapuh.

Berpikir keras mencari jalan keluar, tetapi tidak menemukan satu pun pintu yang terasa terbuka.

Pada titik seperti itu, seseorang bisa merasa benar-benar sendirian. Padahal, mungkin justru pada saat itulah Allah sedang mengajarkan sesuatu yang penting: kita memang tidak pernah benar-benar berdaya.

Bayangkan seseorang yang sepanjang hari berusaha menyelesaikan persoalan keluarganya. Telepon

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jamu dengan Kudapan Tradisional, Ikhtiar Tuan Rumah Merawat Khidmah Muktamar
BN
Jamu dengan Kudapan Tradisional, Ikhtiar Tuan Rumah Merawat Khidmah Muktamar

Jamu dengan Kudapan Tradisional, Ikhtiar Tuan Rumah Merawat Khidmah Muktamar

29 Agustus 2026 13:30 NU Online Agama

Sekitar satu jam sebelum forum Bahtsul Masail Maudhu'iyah Muktamar KE-35 dimulai, halaman Madrasah Aliyah Negeri 3 Jombang, Jawa Timur, berdiri tenda beserta dampar yang ditata rapi. Tak hanya itu, di sana juga sudah tersedia bera...

Sekitar satu jam sebelum forum Bahtsul Masail Maudhu'iyah Muktamar KE-35 dimulai, halaman Madrasah Aliyah Negeri 3 Jombang, Jawa Timur, berdiri tenda beserta dampar yang ditata rapi. Tak hanya itu, di sana juga sudah tersedia beragam kudapan tradisional khas Jawa Timur yang disiapkan sebagai jamuan.

Getuk, klanting, ongol-ongol, lepet, sawut ketela, hingga aneka kukusan tersaji rapi di sisi kanan dan kiri pintu ruangan. Aneka minuman seperti teh, kopi dan air mineral juga disediakan untuk menemani para peserta mengikuti forum yang berlangsung hingga malam.

Menurut panitia, sajian tersebut merupakan perhatian terhadap kesehatan sekaligus bentuk penghormatan kepada para tamu yang datang dari berbagai

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Silaturahim PCINU, Jejaring Diaspora Diharap Perkuat Ekosistem Halal hingga Pasar Internasional
BN
Silaturahim PCINU, Jejaring Diaspora Diharap Perkuat Ekosistem Halal hingga Pasar Internasional

Silaturahim PCINU, Jejaring Diaspora Diharap Perkuat Ekosistem Halal hingga Pasar Internasional

29 Agustus 2026 13:30 NU Online Agama

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mendorong jejaring Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di berbagai negara untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ekosistem halal hingga menembus pasar internasio...

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mendorong jejaring Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di berbagai negara untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ekosistem halal hingga menembus pasar internasional. 

Menurut Emil, keberadaan diaspora Nahdliyin di berbagai negara merupakan potensi strategis yang dapat dikembangkan untuk menghubungkan produk dan pelaku usaha dengan pasar global.

“Di sinilah peran jejaring PCINU bisa ikut meningkatkan bonus demografi hingga bonus intelektual, terutama kaitannya dengan abad kedua NU,” ujarnya pada acara Forum Silaturahmi PCINU & Halaqah PTNU di Pondok Pesantren Al-Muhajirin III Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026). 

Emil mencontohkan perkembangan PCINU Jepang yang pada awal

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Kisah Sejarah Masjid Gedang Tambakberas, Cikal Bakal Arena Muktamar Ke-35 NU
BN
Kisah Sejarah Masjid Gedang Tambakberas, Cikal Bakal Arena Muktamar Ke-35 NU

Kisah Sejarah Masjid Gedang Tambakberas, Cikal Bakal Arena Muktamar Ke-35 NU

29 Agustus 2026 13:19 Tribunnews - Terkurasi Agama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) turut diisi dengan Halaqah Pemikiran Pesantren di Masjid Gedang Tambakberas, kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang, Jawa Timur...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) turut diisi dengan Halaqah Pemikiran Pesantren di Masjid Gedang Tambakberas, kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang, Jawa Timur para Jumat malam.

Dimana lokasi ini memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan pesantren dan NU.

Masjid Gedang merupakan tempat yang dikenal sebagai cikal bakal berdirinya Pesantren Tambakberas Jombang. Di Dusun Gedang tersebut pula lahir tokoh besar pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratusyaikh KH Hasyim Asy'ari.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji pun menjadi salah satu pembicara dalam forum penuh hangat tersebut.

Pesantren Gedang sendiri didirikan oleh prajurit Pangeran Diponegoro bernama KH Abdussalam atau yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
MPKS PWM Jatim Dorong AUMSos Profesional tanpa Kehilangan Ruh Muhammadiyah
BN
MPKS PWM Jatim Dorong AUMSos Profesional tanpa Kehilangan Ruh Muhammadiyah

MPKS PWM Jatim Dorong AUMSos Profesional tanpa Kehilangan Ruh Muhammadiyah

29 Agustus 2026 13:17 PWMU.CO Agama

Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menegaskan pentingnya pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah bidang Sosial (AUMSos) secara profesional tanpa kehilangan identitas dan nilai-...

Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menegaskan pentingnya pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah bidang Sosial (AUMSos) secara profesional tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai Muhammadiyah.

Penegasan itu mengemuka dalam Bimbingan Teknis Monitoring dan Evaluasi (Bimtek Monev) AUMSos yang digelar MPKS PWM Jawa Timur di Smamda Tower Surabaya, Sabtu (29/8/2026).

Mengusung tema “Sinergi Evaluasi dan Pembinaan: Mengintegrasikan Ideologi Muhammadiyah dalam Sistem Manajemen AUMSos”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari unsur MPKS PDM dan pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dari Surabaya, Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Ketua MPKS PWM Jawa Timur, M. Himawan Sutanto,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Diusung PWNU Jatim, Gus Kikin Optimis Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU
BN
Diusung PWNU Jatim, Gus Kikin Optimis Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU

Diusung PWNU Jatim, Gus Kikin Optimis Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU

29 Agustus 2026 13:15 NU Online Agama

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) mengungkapkan dirinya diusung oleh PWNU Jawa Timur untuk maju sebagai calon Ketua Umum Peng...

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) mengungkapkan dirinya diusung oleh PWNU Jawa Timur untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

Gus Kikin menyatakan optimis menghadapi proses pemilihan sekaligus menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada muktamirin yang hadir dalam forum.

"Saya dicalonkan oleh PWNU Jawa Timur. Nah, kemudian kita masuk ke proses-proses ini sekarang ini di dalam Muktamar itu, ya nanti kita lihatlah bagaimana muktamirinnya. Itu yang menentukan muktamirin nanti. Nah, ya supaya semuanya

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
RUU Perampasan Aset Dinilai Penting, tetapi Integritas Aparat Harus Diperkuat
BN
RUU Perampasan Aset Dinilai Penting, tetapi Integritas Aparat Harus Diperkuat

RUU Perampasan Aset Dinilai Penting, tetapi Integritas Aparat Harus Diperkuat

29 Agustus 2026 13:03 PWMU.CO Agama

Pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dinilai tidak cukup hanya dengan memperkuat kewenangan negara merampas harta hasil tindak pidana. Integritas aparat penegak hukum dan mekanisme pengawasan juga harus diperku...

Pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dinilai tidak cukup hanya dengan memperkuat kewenangan negara merampas harta hasil tindak pidana. Integritas aparat penegak hukum dan mekanisme pengawasan juga harus diperkuat agar kewenangan tersebut tidak berubah menjadi ruang baru bagi penyalahgunaan hukum.

Dosen Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) Madiun, Hasibatul Isniar Sepbrina Pratiwi S, MH, mengatakan pemberantasan korupsi tidak semestinya hanya diukur dari beratnya hukuman terhadap pelaku. Keberhasilan pemberantasan korupsi juga ditentukan oleh kemampuan negara mengembalikan hasil kejahatan untuk kepentingan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Hasibatul merespons desakan masyarakat, termasuk gerakan warga Pati, agar RUU Perampasan Aset segera disahkan.

Menurutnya,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 21 22 23 24 25 ... 72 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 19

YPWIK@2026