JAKARTA, KOMPAS.com - PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) mengakui sejumlah pengisi acara batal tampil dalam RANS Carnival Yogyakarta pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Meski begitu, perseroan membantah terlibat dalam dugaan pengerahan warga dengan imbalan Rp 50.000.
Corporate Secretary RANS Chintami Maranata Sihombing mengatakan, sejumlah pengisi acara memutuskan mundur sebelum kegiatan berlangsung. Keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan masing-masing musisi.
Polemik muncul setelah Raffi Ahmad menghadiri peringatan Sumpah Pemuda di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada 29 Oktober 2026.