JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah ketidakpastian global dengan mencapai 5,2 persen sepanjang 2026.
Chief Economist & Head OCBC Group Research Selena Ling mengatakan, konsumsi rumah tangga dan investasi diperkirakan tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut Selena, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat berkat solidnya permintaan domestik.
Selain itu, akselerasi pengembangan sektor industri dan infrastruktur digital turut membuka peluang ekspansi ekonomi jangka panjang.
“Indonesia tetap memiliki fondasi