Jakarta, Beritasatu.com – Industri pengolahan menjadi motor utama kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari-September 2026. Sektor tersebut menyumbang 82,64% terhadap total ekspor nasional, seiring meningkatnya permintaan produk manufaktur di pasar global.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan ekspor industri pengolahan mencapai US$ 182,83 miliar selama sembilan bulan pertama 2026. Nilai tersebut tumbuh 8,93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara keseluruhan, ekspor Indonesia pada Januari-September 2026 mencapai US$ 221,23 miliar atau meningkat 5,58%. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang ekspor nonmigas yang naik