Jakarta, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (4/11/2026). Penguatan mata uang Garuda terjadi seiring pelemahan dolar AS menjelang perkembangan hasil pemilihan paruh waktu atau midterm elections di Amerika Serikat.
Mengacu data Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 50 poin atau 0,28% ke level Rp 18.110 per dolar AS. Pada saat bersamaan, indeks dolar AS melemah 0,43% ke posisi 101,42.
Penguatan tersebut membalikkan pergerakan rupiah pada perdagangan sebelumnya. Pada penutupan Selasa (3/11/2026),