JAKARTA – Insiden peretasan pada bursa kripto global kembali menguji kepercayaan investor terhadap keamanan aset digital. Dampaknya turut tercermin pada pergerakan harga Bitcoin dan Ethereum yang melemah, di tengah tekanan sentimen pasar dan perubahan arus dana investor.
Berdasarkan laporan Reuters yang dipublikasikan melalui ThePrint pada 30 Oktober 2026, insiden tersebut mengakibatkan pencurian aset kripto senilai sekitar 6,3 miliar dolar AS. Sekitar 3 miliar dolar AS aset dilaporkan berhasil dibekukan melalui koordinasi dengan penerbit stablecoin dan mitra industri blockchain.
Dalam laporan