JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang belakangan melemah akibat pengaruh faktor eksternal maupun domestik.
Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan, bank sentral akan terus melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas rupiah, di samping menggunakan instrumen kebijakan lainnya.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis pada perdagangan Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp 18.160 per dollar AS.
Posisi itu melemah 4 poin atau sekitar 0,02 persen dibandingkan