Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra buka suara perihal dugaan sosok intelektual di balik penyadapan yang dilakukan tiga perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
"Untuk apa penyadapan ini digunakan, siapa yang berkepentingan, apakah ada aktor intelektual di balik penyadapan ini, itu masih wallahualam, belum bisa jawab," kata Yusril dalam konferensi pers di kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).
"Kita boleh menduga-duga, tapi hukum itu tidak boleh ditegakkan