Jakarta (ANTARA) - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menyatakan bahwa kinerja keuangan pada kuartal III 2026 membukukan pendapatan neto sebesar Rp2,41 triliun atau tumbuh 17,2 persen dari sebelumnya Rp2,06 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Direktur Keuangan PT Pyridam Farma Tbk Sinta Ningsih mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut ditopang dari layanan Contract Development and Manufacturing Organization (CDMO) yang kini beroperasi dari Indonesia dan Australia.
"Pertumbuhan pendapatan 17,2 persen yang diiringi kenaikan laba bruto 29,9 persen serta penyusutan rugi usaha 91,5