Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus melakukan intervensi di pasar valuta asing (valas) untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah tersebut dilakukan untuk meredam gejolak nilai tukar ketika pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen pasar yang tidak mencerminkan kondisi fundamental.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, stabilitas rupiah menjadi salah satu prioritas bank sentral dalam menjaga iklim ekonomi tetap kondusif. Sebab, stabilitas ekonomi diperlukan untuk mendukung pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja.
Menurut Destry, pergerakan rupiah dipengaruhi berbagai faktor,