KOMPAS.com — Air bersih bukan sekadar angka capaian statistik, melainkan simpul dasar kemerdekaan dan keadilan sosial bagi setiap warga negara.
Upaya Indonesia meningkatkan akses air minum kini terlihat melalui berbagai pembangunan infrastruktur di daerah. Mulai dari keran air yang mengalir stabil selama 24 jam di Semarang hingga pemulihan pasokan air bersih bagi masyarakat di Sangkulirang, Kalimantan Timur.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, persentase rumah tangga Indonesia yang menikmati akses air minum layak meningkat dari 93,22 persen pada 2025