JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkapkan iming-iming perekrut WNI menjadi tentara bayaran Rusia senilai Rp 400 juta untuk tanda tangan kontrak.
Iming-iming tersebut terungkap dalam hasil penyidikan kasus yang ditangani Polres Metro Jakarta Barat dan dikembangkan oleh Polda Metro Jaya.
“Janjinya setiap orang itu mendapatkan kontrak kerja sebesar Rp 400 juta, kemudian gajinya setiap orang Rp 40 juta sampai Rp 50 juta per bulan,” kata Dirres PPA-PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo dalam jumpa pers di Mabes Polri,