Manado (ANTARA) - Di usia 52 tahun, Rosmin Longka sangat memahami arti sebuah perjuangan.
Sebagai ibu tunggal, hidup baginya bukan sekadar bertahan untuk diri sendiri, melainkan memastikan kedua buah hatinya mendapatkan kehidupan yang layak. Mulai dari sandang, pangan, papan, hingga pendidikan, semuanya ia pikul seorang diri.
​Demi menanggung semua kebutuhan itu, Rosmin bekerja di sebuah pabrik pengolahan ikan di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Hari-harinya dihabiskan dalam kerja keras demi mengumpulkan rupiah demi rupiah. Baginya, lelah adalah risiko perjuangan yang harus