Timika (ANTARA) - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia memperketat pengawasan akademik bagi mahasiswa penerima program beasiswa.
Wakil Ketua Pengurus Bidang Pemantauan dan Evaluasi Program YPMAK Hendhaotje Watory di Timika, Senin, mengatakan pengetatan pengawasan akademik itu berupa memberikan peringatan sejak semester pertama agar capaian indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, yakni 2,75.
"Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah keterlambatan penyelesaian studi yang berpotensi memperpanjang masa pembiayaan beasiswa. Untuk sekarang