Kairo (ANTARA) - Liga Arab pada Minggu (11/1) menyerukan penyelidikan internasional yang independen terkait dugaan penyiksaan dan pelanggaran sistematis terhadap para tahanan Palestina dari Jalur Gaza yang ditahan di Penjara Ramla, Israel.
Dalam sebuah pernyataan, organisasi tersebut mengatakan bahwa sejumlah tahanan di bagian Rakevet di dalam penjara itu mengalami cedera dan luka bakar akibat tindakan penindasan serta perlakuan buruk yang berulang kali terjadi.
Liga Arab menyerukan agar Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan badan-badan pemantau independen diberikan akses tanpa batasan