Hidup dalam negara demokrasi tentu tidak dapat dilepaskan dari demonstrasi sebagai salah satu instrumen penting dalam kehidupan berdemokrasi. Demonstrasi bukan sekadar ruang berkumpulnya massa, melainkan juga sarana untuk menyampaikan aspirasi, mengoreksi kebijakan, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Dalam sejarah Indonesia, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam tradisi tersebut. Kehadiran mereka di ruang publik kerap dipandang sebagai representasi kekuatan intelektual muda yang memiliki keberanian untuk menyuarakan ketidakadilan dan mengawasi jalannya kekuasaan. Namun, bagaimana jika identitas mahasiswa yang selama ini lekat dengan idealisme dan