Tel Aviv, Beritasatu.com - Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak memperingatkan kemungkinan pemerintahan Benjamin Netanyahu melancarkan serangan militer terhadap Iran setelah pemilu sela Amerika Serikat (AS) pada 3 November 2026. Barak menduga eskalasi militer tersebut dapat berkaitan dengan upaya Netanyahu mempertahankan kekuasaan di tengah ketidakpastian politik Israel.
Dalam wawancara dengan France24.com dari Tel Aviv, Barak menyampaikan kekhawatirannya Netanyahu siap mengambil langkah militer terhadap Iran sebelum pemilu Israel berikutnya. "Hal itu tidak ada hubungannya dengan kepentingan nasional Israel," kata Barak, dikutip