Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan berpotensi memerintahkan operasi militer skala besar terhadap Iran jika Partai Republik mengalami kekalahan telak dalam pemilihan paruh waktu yang dijadwalkan digelar pada pekan depan.
Laporan kantor berita Axios pada Jumat (30/10/2026) waktu setempat menyebutkan, Trump kemungkinan lebih terdorong mengambil langkah militer berisiko tinggi jika partainya itu kehilangan banyak kursi dalam pemilihan tersebut.
"Jika dia merasa malu atau kehilangan hak pilihnya, dia akan melakukan sesuatu yang berani," kata seorang pejabat AS