KOMPAS.com — Petani transmigran di Distrik Oransbari, Kawasan Transmigrasi Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, kini memiliki alternatif untuk mengeringkan gabah tanpa harus menunggu berhari-hari hingga cuaca cerah.
Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan mesin pengering berkapasitas 2 ton yang mampu memangkas waktu pengeringan dari tiga hingga tujuh hari menjadi belasan jam.
Teknologi tersebut membantu petani mempercepat penanganan hasil panen sekaligus mengurangi ketergantungan pada penjemuran manual di jalan yang selama ini juga mengganggu lalu lintas.
Pengoperasian