Liputan6.com, Jakarta - Pendidikan kejuruan di Indonesia diharapkan menjadi pemasok utama tenaga kerja di berbagai bidang industri. Namun, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi salah satu penyumbang angka pengangguran terbesar di Indonesia.
Hal itu membuat Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji prihatin. Karena itu, ia mendorong pembenahan mendasar untuk aspek pendidikan vokasi sangat mendesak. Hal ini supaya industri menyerap lulusan SMK.
"Agak menjadi ironi SMK kita, pendidikan vokasional kita, yang sebenarnya diharapkan bisa siap masuk ke dunia kerja, tetapi fakta menunjukkan